[Konfrontatif, sikap AS kian hari kian tegas]
Fuyao : Terima kasih banyak Mr. Wang He atas penjelasannya yang sangat detail. Kami telah berdiskusi banyak hari ini, Terakhir, saya ingin meminta pendapat Mr. Fang Wei mengenai perkembangan hubungan AS – Tiongkok di masa mendatang serta situasi yang bakal dihadapi PKT ?
Mr. Fang Wei : Saya pikir kedua belah pihak masih akan berada dalam situasi persaingan, atau semacam hubungan permusuhan, hubungan kedua belah pihak secara bertahap akan semakin jauh.
Karena pihak Tiongkok seperti yang dijelaskan tadi tentang bagaimana menafsirkan Komunike Bersama ini, menafsirkan isinya, dan dalam pengertian hubungan antara Taiwan dengan Tiongkok. Tiongkok tidak hanya sekarang baru mengatakan seperti ini, tetapi selalu mengatakan demikian. Di masa lalu pemerintah AS enggan menanggapinya, tidak ingin menjadikan sebagai gara-gara karena menghindari konflik.
Namun sejak era Trump, AS sudah tidak lagi segan-segan untuk langsung menuding dan memberikan kritikan.
Kita semua tahu bahwa 15 tahun yang lalu, yakni pada 9 Juli 2007, Layanan Riset Kongres AS memiliki deskripsi rinci tentang ‘Kebijakan Satu Tiongkok’. Uraian yang terinci ini dapat dilihat oleh semua orang, Disebutkan pertama, bahwa ‘Tiga Komunike Bersama’ tidak menyatakan status kedaulatan Taiwan.
Kedua, komunike memang mengakui hanya ada satu Tiongkok di kedua sisi Selat Taiwan.
Ketiga, dalam kebijakan Amerika Serikat tidak pernah ada pengakuan tentang kedaulatan Republik Rakyat Tiongkok atas Taiwan.
Keempat, juga tidak mengakui Taiwan sebagai negara berdaulat.
Kelima, tidak ada keputusan final soal status Taiwan.
AS menyatakan bahwa inilah sikap Amerika Serikat. Namun yang disuarakan Tiongkok adalah hanya ada satu Tiongkok di dunia, Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, dan Republik Rakyat Tiongkok adalah satu-satunya pemerintahan resmi yang mewakili seluruh Tiongkok. Inilah ucapan yang membuat keruh suasana, PKT selalu berbicara seenaknya sesuai keinginannya. Orang Amerika dahulu tidak mempedulikan semata karena tidak ingin menimbulkan konflik. Sekarang situasinya berubah menjadi konfrontatif.
Dengan demikian kita tahu bahwa sikap pemerintah AS secara bertahap semakin jelas dan tegas. Meskipun Partai Demokrat AS tidak seagresif Republik, tetapi mereka pada dasarnya berada di posisi yang sama. Jadi dalam hal ini, saya pikir diplomasi Tiongkok sebenarnya menjadi semakin tidak nyaman. Apalagi saat ini komunis Tiongkok sedang menghadapi tekanan dari semua sisi. Jadi situasinya semakin serius. (sin)