Rudal Rusia Kembali Menyerang Odessa, Konvoi Kepresidenan Ukraina Mengalami Momen Mengejutkan

Pada Rabu (6 Maret), Presiden Ukraina Volodymyr  Zelenskyy dan rombongannya diserang oleh rudal Rusia di kota pelabuhan Odessa.

NTD

Pada Rabu pagi, sebuah rudal presisi tinggi Rusia menghantam sebuah hanggar di kawasan pelabuhan industri Odessa, menewaskan lima orang.

Sumber-sumber mengatakan bahwa rudal tersebut jatuh hanya 500 meter dari konvoi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis.

Untungnya, tidak ada yang terluka, tetapi karena jaraknya yang dekat, mereka mendengar suara keras dan melihat awan jamur yang membumbung tinggi.

Pada hari yang sama, Zelensky menemani Mitsotakis dalam tur ke gereja Odessa, yang rusak parah akibat serangan Rusia, dan bersama-sama mereka berduka atas kematian mereka yang tewas dalam serangan udara Rusia di sebuah monumen sementara.

Presiden Ukraina Zelensky berkata : “Terimalah belasungkawa kami, kami memahami rasa sakit karena kehilangan orang yang dicintai.”

Dalam pidatonya kemudian, Zelensky menekankan pentingnya memperkuat pertahanan udara dan mendesak sekutu untuk memberikan lebih banyak bantuan senjata.

Zelensky: “Kami membutuhkan senjata-senjata ini untuk menyelamatkan nyawa.”

Pada Sabtu, sebuah serangan udara Rusia di sebuah gedung apartemen di Odessa menewaskan 12 orang, termasuk lima anak-anak. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine