Diduga Mencuri Teknologi Chip untuk PKT, Dua Mantan Eksekutif Samsung Ditangkap

Epoch Times

Pada September 2024, polisi Korea Selatan menangkap dua mantan eksekutif Samsung Electronics atas dugaan pencurian rahasia dagang dan teknologi senilai lebih dari 4,3 triliun won (32 miliar dolar AS) untuk digunakan dalam pembangunan pabrik chip tiruan Samsung di Tiongkok.

Kepolisian Metropolitan Seoul (SMPA) pada Selasa, 10 September, mengonfirmasi bahwa kedua tersangka tersebut adalah orang Korea Selatan: Choi, 66 tahun, yang merupakan kepala Chengdu Hygon Technology Co., Ltd. di Tiongkok, dan Woo, 60 tahun, kepala desainer perusahaan tersebut. Choi pernah menjadi eksekutif senior di Samsung Electronics dan SK Hynix Inc., sementara Woo sebelumnya adalah peneliti senior di Samsung.

Menurut polisi, Choi pada September 2020 bekerja sama dengan pemerintah daerah di Tiongkok untuk mendirikan perusahaan semikonduktor patungan. Ia merekrut sejumlah ahli chip dari Korea, termasuk Woo, dan melalui perusahaan patungan ini, mereka diduga membocorkan teknologi inti memori Samsung. Woo diduga memainkan peran penting dalam pencurian teknologi ini setelah bergabung dengan Chengdu Hygon Technology Co., Ltd.

Choi, yang sebelumnya merupakan eksekutif di Samsung dan saat ini menjalankan usaha pembuatan chip di Tiongkok, telah menjadi pusat perhatian publik sejak kasus spionase industri ini mulai terungkap pada Juli 2023. Choi ditangkap dan dibebaskan dengan jaminan pada November lalu, namun ia membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Polisi mengatakan kedua tersangka bekerja sama dengan pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada tahun lalu untuk memproduksi chip memori DRAM (Dynamic Random Access Memory) 20 nanometer.

 Pada April 2022, Choi sudah memproduksi produk pengembangan dasar untuk mengukur fungsi semikonduktor. Polisi percaya bahwa tindakan ini tidak hanya merugikan Samsung tetapi juga “melemahkan daya saing nasional saat berbagai negara terlibat dalam perang chip global.”

Kasus ini mencerminkan upaya Korea Selatan dalam memerangi spionase industri dan memperlambat kemajuan Tiongkok dalam teknologi chip. Pada Juni 2023, Choi didakwa dengan tuduhan berupaya membangun pabrik chip tiruan di Tiongkok dengan menggunakan informasi sensitif dari Samsung.

Polisi memperkirakan bahwa nilai ekonomi dari teknologi Samsung yang bocor mencapai 4,3 triliun won (32 miliar dolar AS). Investigasi berhasil menghentikan operasi perusahaan Tiongkok tersebut. 

Saat ini, polisi masih menyelidiki apakah ada mantan karyawan Samsung lainnya yang pindah ke Chengdu dan masih bekerja di Chengdu Hygon yang terlibat dalam kebocoran teknologi lebih lanjut.

Sebagai salah satu produsen chip memori terbesar di dunia, Korea Selatan adalah sekutu penting Amerika Serikat dalam menahan ambisi teknologi PKT. (jhon)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine