Sanksi Perdana Uni Eropa! Diduga Melibatkan Perusahaan dan Individu Tiongkok

【Putusan Pengadilan: Tidak Ada Hak Memotong Pagar Duri di Perbatasan Texas】

Pengadilan Banding Federal AS pada Rabu (27 November) memutuskan bahwa petugas patroli perbatasan tidak memiliki hak untuk memotong pagar kawat berduri yang dipasang di Eagle Pass, Texas, di perbatasan AS-Meksiko.

Selama setahun terakhir, Texas telah memasang pagar kawat berduri sepanjang sekitar 1.200 mil di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Dengan keputusan 2-1, pengadilan mengeluarkan perintah larangan terhadap patroli perbatasan untuk merusak pagar kawat berduri di Eagle Pass.

Laporan Politico menyebutkan bahwa putusan ini adalah kemenangan bagi Texas dan mencerminkan perbedaan panjang antara negara bagian Texas dan pemerintahan Biden terkait kebijakan imigrasi. Pemerintahan Biden sebelumnya juga berusaha untuk membongkar penghalang terapung yang dipasang oleh Texas di Sungai Rio Grande.

Gubernur Texas dari Partai Republik, Greg Abbott, menanggapi keputusan ini di platform media sosial X, dengan mengatakan, “Kami akan terus menambah lebih banyak pagar kawat berduri di perbatasan.”

Juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS saat ini belum memberikan tanggapan terkait permintaan komentar.

Putusan ini dibuat sebelum Presiden terpilih Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari mendatang. Trump  berjanji untuk memperkuat penanggulangan imigrasi ilegal. Awal November, seorang pejabat Texas memberikan lahan pertanian di perbatasan AS-Meksiko sebagai tempat kemungkinan pengumpulan migran untuk deportasi massal.

Pada Januari lalu, Mahkamah Agung AS memutuskan untuk mengizinkan petugas patroli federal untuk membongkar pagar kawat berduri yang dipasang oleh Texas di perbatasan.

Pada tahun lalu, Gubernur Texas Greg Abbott memutuskan untuk memasang pagar kawat berduri guna mencegah imigran ilegal melintas, meskipun sebagian dari pagar tersebut dihancurkan oleh agen perbatasan federal.

Texas mengklaim bahwa tindakan tersebut melanggar properti negara bagian dan Texas berhak melindungi wilayahnya dari invasi, sehingga mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Biden. Pemerintahan Biden menekankan bahwa kawat berduri tersebut menghalangi petugas perbatasan dalam berinteraksi dengan imigran ilegal yang mencoba melintasi.

Jaksa Agung Texas melanjutkan banding dan bertekad untuk berjuang demi melindungi wilayah Texas. Namun, Pengadilan Banding Kelima turun tangan, mempertimbangkan masalah hukum terkait apakah pemerintah federal memiliki hak untuk mencegah Texas memasang pagar kawat berduri.

FOKUS DUNIA

NEWS