Kabel Bawah Laut di Laut Baltik Kembali Terputus, NATO Akan Tingkatkan Kehadiran Militer

ETIndonesia. Kabel bawah laut di Laut Baltik kembali mengalami kerusakan,  pada Kamis, 26 Desember 2024.   Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, pada Jumat (27 Desember) menyatakan bahwa NATO akan meningkatkan kehadiran militernya di Laut Baltik untuk mencegah insiden serupa terulang.

Dalam unggahannya di platform media sosial X, Rutte mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan Presiden Finlandia dan menegaskan bahwa “NATO akan memperkuat kehadiran militernya di Laut Baltik.”

Sehari sebelumnya, pemerintah Finlandia menahan kapal tanker minyak Eagle S untuk diselidiki apakah kapal tersebut bertanggung jawab atas kerusakan pada beberapa kabel bawah laut di Laut Baltik.

Para penyelidik Finlandia mengungkapkan bahwa kapal tanker ini memiliki hubungan dengan Rusia dan diduga jangkar kapal tersebut menyebabkan kerusakan pada empat kabel data dan satu kabel listrik. Kabel listrik ini menghubungkan Finlandia dengan Estonia.

Ketika ditanya tentang penahanan kapal tersebut, juru bicara Kremlin menolak untuk memberikan komentar.

Negara-negara Baltik kini berada dalam status siaga tinggi. Estonia telah meningkatkan operasi angkatan lautnya untuk melindungi kabel listrik, sementara Penjaga Pantai Swedia memperketat pengawasan terhadap kapal yang melintas di wilayah tersebut.

Pada  Jumat, Menteri Kehakiman Estonia, Liisa Pakosta, menekankan pentingnya memperbarui undang-undang kelautan guna mencegah terulangnya insiden perusakan kabel.

Liisa Pakosta menyatakan, “Situasi di Laut Baltik saat ini menunjukkan bahwa jangkar kapal sering kali dijatuhkan di lokasi yang sama berulang kali, dan ini bukan kebetulan.”

Pejabat bea cukai mencurigai bahwa Eagle S merupakan bagian dari “armada bayangan” Rusia yang digunakan untuk menghindari sanksi atas penjualan minyak Rusia.

Sebelumnya, dua kabel data di Laut Baltik dan pipa gas Nord Stream juga pernah mengalami kerusakan yang dianggap sebagai tindakan sabotase yang disengaja. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

FOKUS DUNIA

NEWS