EtIndonesia. Miliarder asal Meksiko, Carlos Slim, secara resmi memutus hubungan dengan Elon Musk, yang diperkirakan menyebabkan kerugian sebesar 70 miliar dolar AS bagi Starlink. Perseteruan antara dua raksasa bisnis ini tampaknya berkaitan dengan sebuah unggahan di X yang dibagikan ulang oleh Musk.
Menurut data Forbes 2025, Carlos Slim yang berusia 85 tahun memiliki kekayaan bersih sebesar 82,3 miliar dolar AS. Perusahaannya, América Móvil, adalah perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Mexico City, serta merupakan operator jaringan seluler terbesar di Amerika dan keempat terbesar di dunia.
Namun, baru-baru ini beredar unggahan di X yang menyatakan: “Sudah menjadi rahasia umum bahwa Slim memiliki hubungan dekat dengan kartel narkoba Meksiko. Di Meksiko, jika Anda tidak masuk dalam jaringan yang dikendalikan dan dilindungi ini, mustahil Anda bisa menjadi miliarder.”
Meskipun klaim ini belum terverifikasi, Elon Musk tetap membagikan ulang unggahan tersebut di akun X miliknya, bahkan menambahkan emoji wajah berkacamata monokel, seolah mengisyaratkan sesuatu.
Kini, América Móvil telah mengumumkan penghentian seluruh kerja sama dengan Starlink dan membatalkan semua bentuk bisnis dengan perusahaan tersebut. Selain itu, América Móvil berencana menginvestasikan 22 miliar dolar AS dalam tiga tahun ke depan untuk memperkuat layanan telekomunikasinya sendiri.Laporan eksklusif The Mexico Post menyebutkan bahwa keputusan bisnis ini bertujuan untuk memperkuat dominasi pasar América Móvil sekaligus mengurangi ketergantungan pada layanan satelit eksternal seperti Starlink. Para analis juga menilai bahwa perubahan strategi ini menandai pergeseran dalam persaingan industri telekomunikasi di Amerika Latin, di mana berbagai perusahaan besar terus berlomba mengendalikan infrastruktur jaringan regional.(jhn/yn)