EtIndonesia. Seorang Samaria yang menemukan dompet yang hilang menjadi viral setelah merancang formula yang sangat ampuh untuk mencegah dompet itu jatuh ke tangan yang salah.
“Saya meninggalkan catatan sedemikian rupa sehingga hanya pemilik sebenarnya yang dapat menghubungi saya,” kata orang tersebut dalam sebuah unggahan Reddit yang viral disertai dengan foto enkripsi yang mengingatkan pada “Da Vinci Code”.
Dia dilaporkan telah menemukan “dompet hitam” yang hilang pada hari Sabtu, menurut tangkapan layar. Kemudian, seperti orang Samaria yang Baik Hati, dia mengambil dompet tersebut dan meninggalkan pesan tulisan tangan dengan instruksi untuk menghubunginya.

Namun, alih-alih hanya menuliskan nomor teleponnya—yang bisa saja disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab—dia menyamarkannya dalam sebuah “persamaan verifikasi” yang hanya bisa dipecahkan oleh pemilik sah dompet itu.
Berdasarkan catatan yang di-screenshot, orang tersebut diminta untuk memasukkan tanggal lahir mereka — yang mungkin diperoleh si penemu dari SIM mereka — dalam format “DD/MM/YYYY”.

Lalu, dengan menjumlahkan angka tersebut dengan “030532468,” hasilnya akan menjadi nomor telepon si penemu. Setelah itu, pemilik asli bisa menghubunginya untuk mengambil kembali dompet mereka.
Namun, mereka hanya punya waktu hingga akhir pekan untuk mengambilnya dari penemunya.
Pengguna Reddit tersebut mencatat dalam surat tersebut bahwa mereka akan mengirimkan kantong uang yang hilang ke kantor polisi pada hari Senin.
Pengguna Reddit lainnya pun terkesan dengan metode keamanan berbasis dunia nyata ini.
“Itu… sebenarnya cukup jenius,” puji salah satu pengguna, sementara yang lain menyebut algoritma tersebut “pintar sekaligus penuh kebaikan.”
“Itu luar biasa, bagaimana dia bisa memikirkan ini???” ujar seorang pengguna kagum. “Karena metode ini benar-benar hanya bisa diselesaikan oleh satu orang saja.”
Dia menambahkan: “Sangat kecil kemungkinannya ada orang lain dengan tanggal lahir yang sama dan berada di lokasi yang sama yang juga kehilangan dompet hitam. Metode ini seharusnya lebih sering digunakan.”
Sang pengunggah kemudian membalas bahwa dia mendapatkan ide ini dari sebuah video YouTube tentang kriptografi — praktik menyandikan dan menguraikan informasi agar hanya pihak berwenang yang bisa mengaksesnya. (yn)
Sumber: nypost