Rudal Balasan Iran Lukai Setidaknya 86 Orang di Israel, Bangunan di Tel Aviv Rusak Parah

Setelah tiga fasilitas nuklir Iran diserang, Iran membalas dengan menembakkan 30 rudal ke arah Israel pada 22 Juni pagi. Serangan ini diketahui telah melukai sedikitnya 86 orang di Israel. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mendesak Iran untuk kembali ke meja perundingan.

EtIndonesia. Stasiun TV nasional Iran mengumumkan pada pagi hari tanggal 22 Juni bahwa mereka telah menembakkan 30 rudal ke arah Israel. Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa total 40 rudal telah diluncurkan ke arah Israel dalam serangan terbaru ini, termasuk rudal Kheybar-Shekan (SNN) yang baru pertama kali digunakan dan memiliki jangkauan yang dapat mencapai wilayah Israel.

Badan layanan darurat Israel, Magen David Adom, sebelumnya mengkonfirmasi bahwa serangan balasan ini telah menyebabkan sedikitnya 16 orang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, media lokal Israel melaporkan bahwa jumlah korban luka akibat serangan tersebut telah meningkat menjadi setidaknya 86 orang.

Militer Israel menyatakan sedang melakukan upaya untuk mencegat rudal-rudal yang diluncurkan Iran. Sirine serangan udara berbunyi di kota terbesar kedua di Israel, Tel Aviv, dan ledakan terdengar juga di Yerusalem.

Gambar yang ditayangkan di televisi menunjukkan kerusakan parah di wilayah tengah Israel. Beberapa bangunan di Tel Aviv dilaporkan mengalami kehancuran berat.

Kemudian, militer Israel mengumumkan bahwa putaran serangan baru terhadap target militer di wilayah barat Iran telah dimulai, meskipun tidak merinci secara spesifik.

Pada  21 Juni, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melakukan “serangan yang sangat sukses” terhadap tiga fasilitas nuklir Iran, termasuk fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Fordow. Dalam konferensi pers setelahnya, Trump menyatakan bahwa Iran sekarang “harus mencari perdamaian” karena fasilitas nuklir mereka telah “dihancurkan sepenuhnya.”

Trump juga memperingatkan Iran bahwa setiap aksi balasan akan dibalas dengan “serangan yang lebih besar lagi.”

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa Iran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir. Ia menyatakan bahwa intervensi AS bertujuan untuk “menghentikan ancaman tersebut,” dan menyerukan agar Iran kembali ke meja perundingan.

Sebelumnya, Starmer juga menyatakan, “Laporan mengenai serangan ini sangat mengkhawatirkan. Kami mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menurunkan ketegangan. Eskalasi situasi tidak menguntungkan siapa pun di kawasan ini.” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine