Greenland Menjadi Pilihan Baru bagi Mineral-mineral Penting untuk Melawan Monopoli PKT Terhadap Rantai Pasokan

Amerika Serikat dan Eropa tengah mempercepat peralihan ke wilayah Lingkar Arktik untuk mencari sumber daya mineral kritis alternatif guna melepaskan ketergantungan dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Pulau Greenland yang tertutup es kini menjadi pusat perhatian dalam gelombang baru persaingan global atas sumber daya mineral.

EtIndonesia. Greenland memiliki salah satu cadangan tanah jarang  yang belum dikembangkan terbesar di dunia. Wilayah ini tengah menjadi pilihan baru bagi dunia untuk menghindari senjata ekonomi PKT yang memanfaatkan sumber daya mineral penting. Amerika Serikat dan Uni Eropa tak hanya berinvestasi, tetapi juga memasukkan Greenland ke dalam strategi diplomatik mereka.

CEO perusahaan tambang terbesar di Greenland, Amaroq Minerals Ltd., Olafsson, menyatakan bahwa perusahaan baru-baru ini telah menggalang dana sebesar 45 juta poundsterling (61 juta dolar AS) dari investor Eropa dan Amerika Serikat, serta sedang berdiskusi dengan beberapa lembaga pemerintah milik AS dan Uni Eropa.

 “Saat menjalankan bisnis di Greenland, sangat penting dari sudut pandang geopolitik untuk mencari sumber investasi dari Eropa, Denmark, Islandia—yang saya sebut negara-negara Nordik—dan Amerika Serikat. Dukungan dari mereka sangat krusial,” ujarnya. 

Menteri Perdagangan, Sumber Daya Mineral, dan Energi Greenland, Nathanelson, juga berharap akan ada lebih banyak investasi dari Uni Eropa dan Amerika Serikat agar lebih banyak sumber daya bisa dikembangkan dalam sepuluh tahun ke depan.


“Bagi kami, proteksionisme dan hegemoni PKT menyulitkan kami untuk masuk ke pasar. Namun kami terus menekankan pentingnya membangun rantai pasok dari negara-negara yang sejalan, dan dari wilayah yang stabil dan demokratis seperti Greenland, serta mendorong diversifikasi rantai pasok tersebut,” katanya. 

Pekan lalu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan bahwa AS dan Tiongkok telah mencapai kesepakatan untuk menyederhanakan prosedur pengiriman tanah jarang ke Amerika. Namun cadangan mineral di Greenland dianggap sebagai alternatif yang dapat mengurangi monopoli PKT.

Karena 80% wilayah Greenland tertutup lapisan es, biaya eksploitasi sangat tinggi. Oleh karena itu, kelayakan pengembangan sumber daya di sana masih dipertanyakan.  (Hui/asr)

Laporan oleh jurnalis NTD Xu Zhe dan Yilong.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine