Biden Menjalani Operasi untuk Mengangkat Kanker Kulit di Dahi

Pada pertengahan Mei, kantor mantan presiden menyatakan bahwa ia telah didiagnosis menderita “bentuk agresif” kanker prostat.

EtIndonesia. Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru-baru ini menjalani operasi untuk mengangkat lesi kanker kulit. Hal demikian disampaikan oleh  seorang juru bicaranya pada Kamis 4 September 2025.

Kelly Scully, juru bicara Biden, mengonfirmasi operasi mantan presiden itu setelah sebuah video Inside Edition memperlihatkan Biden keluar dari sebuah gereja di Delaware dengan bekas luka baru di dahinya. Scully mengatakan Biden menjalani operasi Mohs, yaitu prosedur pengangkatan lapisan kulit sedikit demi sedikit hingga semua sel kanker terangkat.

Biden juga pernah menjalani pengangkatan lesi—basal cell carcinoma, jenis umum kanker kulit—dari dadanya dua tahun lalu saat masih menjabat.

Pada pertengahan Mei, kantor mantan presiden tersebut mengatakan bahwa ia telah didiagnosis menderita kanker prostat “bentuk agresif.”

 “Presiden Joe Biden menjalani pemeriksaan karena ditemukannya nodul prostat setelah mengalami peningkatan gejala saluran kemih,” demikian pernyataan kantornya. “Pada [16 Mei], ia didiagnosis menderita kanker prostat … dengan metastasis ke tulang.

 “Meskipun ini merupakan bentuk penyakit yang lebih agresif, kanker tersebut tampaknya sensitif terhadap hormon, yang memungkinkan pengelolaan secara efektif.”

Saat itu, kantor Biden menyatakan keluarganya sedang “meninjau opsi pengobatan.”

Mantan presiden itu menanggapi diagnosis tersebut di X, menulis pada 19 Mei bahwa “Kanker menyentuh kita semua.”

 “Seperti banyak dari Anda, Jill dan saya telah belajar bahwa kita menjadi paling kuat di tempat-tempat yang rapuh. Terima kasih karena telah menguatkan kami dengan cinta dan dukungan,” kata Biden.

Pada 30 Mei, setelah berbicara di Taman Peringatan Veteran di New Castle, Delaware, Biden mengatakan prognosisnya “baik” dan perawatan untuk kanker prostatnya sedang berlangsung.

“Ya, prognosisnya baik dan, Anda tahu, kami sedang menangani semuanya. Prosesnya berjalan, jadi saya merasa baik,” kata Biden. Ia menambahkan bahwa ia telah memutuskan opsi perawatan dan “semuanya sedang dijalankan, dan semua orang … semua pihak sangat optimis.”

Perawatan itu, kata Biden, “hanya soal minum pil selama enam minggu ke depan,” meskipun ia tidak menyebutkan jenis obat yang digunakan.

 “Itu tidak ada di organ mana pun. Tulang saya kuat. … Saya merasa baik,” tambahnya.

Keluarga Biden selama bertahun-tahun memang menghadapi berbagai diagnosis kanker. Mantan Ibu Negara Jill Biden pernah menjalani operasi Mohs untuk mengangkat dua lesi kanker, dan putra mereka, Beau, meninggal dunia akibat tumor otak pada 2015.

Joseph Lord, Arjun Singh, dan The Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine