Setelah Peringatan Trump, Hamas Serahkan Lagi Jenazah Sandera

Seminggu setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, kelompok Hamas belum menepati janji untuk menyerahkan semua jenazah sandera. Amerika Serikat dan Israel sama-sama memperingatkan bahwa jika Hamas kembali melanggar kesepakatan, mereka akan menghadapi hukuman berat. Setelah menerima peringatan tersebut, pada Sabtu (18 Oktober), Hamas kembali menyerahkan satu jenazah sandera.

EtIndonesia. Sebuah konvoi yang membawa jenazah sandera tiba di Pusat Forensik Nasional Israel pada Sabtu 18 Oktober 2025. Hingga kini, Hamas telah menyerahkan 10 jenazah. Di antaranya termasuk jenazah Eliyahu Margalit, seorang lansia berusia 75 tahun.

Namun, masih ada 18 jenazah yang tertinggal di Gaza. Berdasarkan ketentuan tahap pertama perjanjian gencatan senjata, Hamas seharusnya menyerahkan seluruh 28 jenazah dalam minggu pertama gencatan senjata.

Namun setelah minggu pertama berlalu, Hamas mengklaim bahwa sebagian jenazah terkubur di bawah reruntuhan dan membutuhkan alat berat untuk mencarinya. Israel membantah alasan tersebut, menegaskan bahwa Hamas sebenarnya mengetahui lokasi jenazah, dan memperingatkan bahwa waktu mereka hampir habis.

Sementara itu, Gedung Putih juga terus memantau perkembangan situasi dengan cermat. Presiden Donald Trump minggu ini memperingatkan bahwa jika Hamas melanggar perjanjian, mereka akan menghadapi hukuman keras dari Amerika Serikat. (Hui/asr)

oleh reporter NTD Anqi dan Liu Fang

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine