Operasi Pembunuhan Tingkat Negara? Mantan Intel Rusia Larang Putin Terbang ke Hungaria

EtIndonesia. Menjelang rencana pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden AS, Donald Trump yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Budapest, Hungaria, muncul peringatan serius dari kalangan intelijen Rusia sendiri.

Sergei Bezrukov, mantan perwira senior intelijen militer GRU, pada 19 Oktober 2025 dalam siaran program politik pro-Kremlin di televisi nasional Rusia, secara terbuka memperingatkan Putin agar tidak melakukan perjalanan ke Budapest.

Bezrukov mengklaim bahwa dinas intelijen Inggris (MI6) diduga sedang menyiapkan operasi pembunuhan tingkat tinggi — yang dia sebut sebagai rencana “sekali diluncurkan tidak bisa ditarik kembali”. Menurutnya, jika Putin tetap memaksakan diri hadir, kemungkinan besar serangan itu akan “berlangsung tanpa bisa dicegah dalam waktu nyata”.

Dia bahkan menyarankan agar lokasi KTT dipindahkan ke Dubai, yang dinilai jauh lebih aman dan secara geopolitik netral daripada Budapest yang dianggap terlalu dekat dengan pengaruh intelijen Inggris dan NATO.

Analisis dan Spekulasi

Sejumlah pengamat keamanan internasional menilai peringatan tersebut bisa punya dua makna besar:

• Peringatan realistis, karena Putin jarang bepergian pasca-perang Ukraina, dan Rusia sadar operasi intelijen Barat kini jauh lebih agresif.
• Operasi psikologis dari faksi dalam Rusia sendiri, untuk menggagalkan pertemuan Trump–Putin atau menguji reaksi publik Rusia terhadap skenario kehilangan pemimpin.

Beberapa analis di Moskow bahkan menyebut pernyataan Bezrukov ini sebagai “sinopsis dari perebutan kekuasaan di balik layar Kremlin” — mengindikasikan adanya faksi internal yang berbeda pandangan terhadap langkah rekonsiliasi atau negosiasi dengan Amerika Serikat di bawah Trump.

Belum Ada Bukti Kredibel

Hingga laporan ini diturunkan (20 Oktober 2025), tidak ada bukti langsung atau konfirmasi resmi dari pihak Inggris maupun negara Barat mana pun mengenai keberadaan rencana pembunuhan terhadap Putin. Juru bicara Downing Street bahkan memilih tidak memberikan komentar saat diminta klarifikasi oleh media Eropa.

Namun, fakta bahwa pernyataan seperti ini muncul secara terbuka di televisi pemerintah Rusia, membuat isu ini berkembang menjadi perdebatan global — bukan hanya tentang keamanan personal Putin, tetapi juga kestabilan geopolitik menjelang negosiasi gencatan global yang diupayakan Trump.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine