Upah yang Diterima Petani yang Tidak Mengharapkan Balasan

EtIndonesia. Fleming adalah seorang petani miskin asal Skotlandia. Suatu hari, ketika dia sedang bekerja di ladang, dia mendengar suara teriakan minta tolong dari kejauhan. Dia segera meletakkan peralatannya dan berlari menuju sumber suara.

Ternyata seorang anak kecil jatuh ke dalam kubangan lumpur berbahaya dan hampir tewas. Fleming tanpa ragu menolong anak itu dan menyelamatkannya dari maut.

Keesokan harinya, sebuah kereta kuda mewah berhenti di depan rumah sederhana si petani. Turun dari kereta seorang pria berpenampilan bangsawan. Dia memperkenalkan diri sebagai ayah dari anak yang telah diselamatkan.

Dengan penuh rasa terima kasih dia berkata : “Aku ingin membalas kebaikanmu. Kamu telah menyelamatkan nyawa putraku.”

Namun Fleming menjawab dengan tegas :  “Aku tidak ingin menerima imbalan apa pun. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan.”

Saat itu, putra Fleming keluar dari rumah.

 Sang bangsawan memandang anak itu dan berkata: “Apakah dia putramu?”

“Ya,” jawab Fleming.

Bangsawan itu kemudian berkata : “Kalau begitu marilah kita buat kesepakatan. Biarkan aku membiayai pendidikan anakmu. Jika dia memiliki hati yang sama mulianya seperti ayahnya, suatu hari dia pasti akan menjadi orang yang membuatmu bangga.”

Fleming pun setuju.

Tahun-tahun berlalu.

Anak petani itu kemudian lulus dari St. Mary’s Medical School di Inggris dan menjadi seorang tokoh dunia:

Sir Alexander Fleming, penemu penisilin, obat antibiotik pertama yang menyelamatkan jutaan nyawa.

Beberapa tahun setelah itu, putra sang bangsawan jatuh sakit parah karena pneumonia.  Apa yang pada akhirnya menyelamatkan hidupnya?

Penisilin.

Siapakah bangsawan itu?

Dia adalah Lord Randolph Churchill, anggota parlemen Inggris. Dan putranya yang diselamatkan oleh penemuan Fleming adalah— Sir Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris pada Perang Dunia II.

Pesan moral:

Petani sederhana itu menolong tanpa pamrih. Dia tidak mengharapkan balasan, hanya mengikuti dorongan kebaikan dalam dirinya. Namun kebaikan kecil itu membuka kesempatan besar bagi anaknya, yang kemudian menghasilkan penemuan medis yang menyelamatkan jutaan orang—termasuk putra sang bangsawan yang mengubah jalannya sejarah dunia.

Kadang, satu tindakan kebaikan kecil dapat membawa perubahan besar bagi dunia. Kebaikan tidak pernah sia-sia.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine