Tangkap Maduro dan Istrinya Hidup-hidup, Dunia Tercengang, Rakyat Tiongkok Bersorak

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu dini hari mengumumkan di Truth Social bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya telah ditangkap oleh Amerika Serikat dan dideportasi keluar dari Venezuela. Kabar ini mengguncang komunitas internasional. Banyak pemerintah negara menyatakan keprihatinan dan perhatian, sementara warganet Tiongkok juga sangat menaruh perhatian pada perkembangan ini.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Kaja Kallas, menulis di platform X: “Uni Eropa sedang memantau dengan cermat situasi di Venezuela. Uni Eropa telah berulang kali menyatakan bahwa rezim Maduro tidak memiliki legitimasi dan mendukung transisi damai.” Ia menyerukan semua pihak untuk “menahan diri” dan menghormati “hukum internasional”.

Kementerian luar negeri Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, dan negara-negara lain juga menyatakan bahwa mereka sedang memantau dengan ketat situasi di Venezuela, serta memperhatikan keselamatan warga negara mereka yang berada di negara tersebut.

Presiden Argentina Javier Milei menulis di platform X untuk memuji: “Kebebasan maju! Hidup kebebasan!”

Sejumlah analis menilai bahwa tindakan Amerika Serikat terhadap Venezuela kali ini memiliki dampak yang sangat besar. Pemerintah AS dalam waktu yang sangat singkat berhasil menyingkirkan sebuah pemerintahan diktator yang bermusuhan—sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah.

Arah hubungan antara Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Venezuela juga menjadi sorotan dunia luar. Beberapa jam sebelum ditangkap, Maduro masih berada di Venezuela dan bertemu dengan utusan khusus pemimpin PKT Xi Jinping, Qiu Xiaoqi, beserta rombongan.

Pembawa acara saluran militer Mark Space-Time, Mark, mengatakan: “Pendekatan ‘menangkap pemimpin terlebih dahulu’ seperti ini jelas merupakan bentuk guncangan besar bagi PKT dan rezim-rezim diktator lainnya.

Jika mereka benar-benar ditangkap, maka seluruh sistem politik akan mengalami guncangan hebat, termasuk di negara-negara tersebut—baik oposisi maupun para pemimpin politik dengan pandangan berbeda—yang berpotensi naik ke panggung kekuasaan.

Karena para diktator ini sering kali sarat dengan kejahatan dan tangan mereka berlumuran darah rakyat. Begitu mereka ditangkap, mereka akan diadili kembali dan kemudian dijatuhi hukuman.”

Menanggapi penangkapan Maduro, ada warganet yang berkomentar: “Teman PKT berkurang satu lagi.”

Warganet Tiongkok lainnya menulis: “Dunia ini sungguh ajaib. Trump menangkap Maduro, yang paling bahagia bukan orang Amerika, melainkan rakyat Tiongkok yang berada ribuan kilometer jauhnya. Ponsel saya terus berbunyi, pesan ucapan selamat yang masuk semuanya dari teman-teman di dalam negeri.” (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Tang Li dan Yuwei.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine