Pelaut Keturunan Tionghoa AS Jual Data Rahasia ke Intelijen PKT Seharga US$12.000, Dijatuhi Hukuman 200 Bulan Penjara

EtIndonesia. Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Senin (12 Januari) mengumumkan bahwa pengadilan federal menjatuhkan hukuman 200 bulan penjara—sekitar 16 tahun 8 bulan—kepada mantan pelaut Angkatan Laut AS Wei Jinchao, atas dakwaan spionase. Wei lahir di Tiongkok dan kemudian menjadi warga negara Amerika Serikat melalui naturalisasi.

Menurut dokumen Departemen Kehakiman, Wei Jinchao yang kini berusia 25 tahun ditangkap pada Agustus 2023 atas tuduhan spionase. Dewan juri federal mendakwanya karena, selama masih bertugas, ia menjual informasi pertahanan kepada seorang pejabat intelijen Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan memperoleh keuntungan sebesar US$12.000.

Bukti menunjukkan bahwa Wei Jinchao mencuri ribuan halaman informasi teknis dan operasional terkait kapal perang Angkatan Laut AS—termasuk USS Essex—dari sistem komputer internal Angkatan Laut AS. Informasi tersebut kemudian dikirimkan kepada pejabat intelijen PKT. Selain itu, ia juga menyerahkan sekitar 60 buku manual teknis, puluhan foto kapal perang, serta berbagai data terkait masa tugasnya di USS Essex.

Pada Agustus tahun lalu, juri memutuskan bahwa Wei Jinchao terbukti bersalah atas enam dakwaan, termasuk konspirasi spionase, bersekongkol melakukan aktivitas mata-mata, serta mengekspor secara ilegal data rahasia terkait kapal perang Angkatan Laut AS.

Pada Senin, pengadilan federal menjatuhkan vonis 200 bulan penjara kepada Wei Jinchao.

Jaksa Adam Gordon menyatakan:  “Wei Jinchao telah mengkhianati sumpahnya, rekan-rekan prajuritnya, Angkatan Laut Amerika Serikat, dan rakyat Amerika. Ketidaksetiaan yang serius ini menyentuh inti keamanan nasional kami dan harus dihukum dengan sangat berat.”

Pihak kejaksaan sebelumnya mengungkapkan bahwa sejak Wei Jinchao mengajukan permohonan kewarganegaraan AS, ia sudah menjadi target perekrutan oleh pejabat intelijen PKT. Ibunya bahkan mendorongnya untuk menjadi informan PKT, dengan iming-iming bahwa setelah pensiun dari militer ia bisa memperoleh posisi di pemerintahan Tiongkok. (Hui)

Laporan gabungan oleh wartawan New Tang Dynasty, Li Mei dan Tang Cheng.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine