AS Terima Laporan Iran Siap Menyerang Pangkalan AS, Washington Peringatkan: Jangan Bermain-main dengan Trump

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada 17 Januari menyatakan bahwa jika Iran berani melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS, maka Iran akan menghadapi respons militer yang sangat keras. Departemen Luar Negeri kembali memperingatkan rezim Iran agar “jangan bermain-main dengan Presiden Trump”.

EtIndonesia. Dalam unggahan di platform media sosial X melalui akun berbahasa Persia, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa mereka telah memperoleh informasi bahwa rezim Iran sedang menyiapkan rencana untuk menyerang pangkalan militer Amerika Serikat. Unggahan tersebut juga mengutip peringatan Presiden AS Donald Trump sebelumnya, bahwa “semua opsi masih tersedia di atas meja”. Jika rezim Iran bertindak menyerang aset Amerika, maka mereka akan “menghadapi serangan yang sangat, sangat keras”, dan diperingatkan kembali agar “jangan bermain-main dengan Presiden Trump”.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, membantah adanya rencana untuk menyerang pangkalan militer AS.

Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat telah berulang kali mengeluarkan peringatan keamanan, mendesak warga negara AS untuk segera meninggalkan Iran. Kedutaan Besar AS di Arab Saudi juga mengingatkan warga Amerika di wilayah tersebut agar meninjau kembali rencana perjalanan mereka dan menghindari lokasi-lokasi fasilitas militer.

Komandan senior Garda Revolusi Islam Iran, Mohsen Rezaei, juga pernah mengancam bahwa jika Iran diserang, maka pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah tidak akan lagi aman. Ia bahkan menyatakan akan “memotong tangan dan jari-jari Trump”.

Tindakan brutal otoritas Iran dalam membantai para demonstran telah memicu kecaman global. Pada 17 Januari, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyampaikan pidato yang disiarkan televisi dan untuk pertama kalinya mengakui bahwa ribuan orang telah tewas. Namun, ia justru menyalahkan Amerika Serikat dan mengklaim bahwa Presiden Trump harus bertanggung jawab atas kematian-kematian tersebut. Pernyataan provokatif ini semakin memperuncing ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Xu Zhe dan Zhang Ruiqi.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine