Detik-Detik Babi Berusaha Kabur dari Penyembelihan Tahun Baru  Imlek di Guangxi, Tiongkok, Lompat ke Kolam dan Berenang Demi Menyelamatkan Diri

EtIndonesia. Pada 8 Februari 2026, seorang warganet Guangxi mengunggah video yang menyebutkan bahwa terjadi insiden tak terduga saat penyembelihan babi Tahun Baru di daerah setempat. Air panas sudah direbus dan semuanya siap, namun babi tersebut tiba-tiba melepaskan diri lalu melompat ke kolam. 

Warga berusaha menangkapnya, tetapi cukup lama tidak berhasil, hingga akhirnya hanya bisa berdiri di tepi kolam sambil menatap babi itu dengan pasrah.

Video yang beredar di internet memperlihatkan babi tersebut terus berenang maju di kolam, lalu berbalik arah berenang kembali. Di tepi kolam tampak orang-orang menonton dan berdiskusi, bahkan ada yang mendayung perahu kecil untuk mengepungnya.

Adegan ini memicu beragam komentar warganet, antara lain:
“Babi: Saya memang babi, tapi saya tidak bodoh.”
“Si Biksu Zhu di Kayangan kan memang menguasai pasukan air.”
“Semangat, Zhu Bajie! Cari Kakak Tertua!”
“Cepat kabur!”

Komentar lain juga bermunculan:
“Kasihan babinya!”
“Babi ini sebaiknya jangan disembelih.”
“Bisakah babi ini dibiarkan hidup?”
“Kalau sudah bisa melompat ke air, jangan dibunuh.”
“Babi yang tahu cara melarikan diri.”
“Lepaskan saja!”
“Lepaskan! Babi yang tahu melarikan diri pasti pintar!”

Sebenarnya, babi bukan hanya bisa melarikan diri; terkadang “kepekaan” atau naluri yang mereka tunjukkan justru membuat orang merasa iba.

Pada 8 Januari lalu, di sebuah desa di Provinsi Guizhou, sebuah keluarga sedang bersiap menyembelih babi Tahun Baru. Kayu bakar dan air panas sudah disiapkan, dan orang-orang hendak mulai menyembelih, ketika tiba-tiba babi besar itu berlutut dengan kedua kaki depannya. 

Babi itu tidak meronta dan tidak menjerit, hanya menundukkan kepala dengan tenang, seolah-olah memohon ampun kepada pemiliknya. Pemandangan itu mengejutkan semua orang yang hadir. Sang pemilik pun tidak tega menyembelih babi tersebut dan membawanya kembali ke kandang.

Konon, di masyarakat Tiongkok beredar pepatah: “Ada tiga jenis babi yang tidak boleh disembelih: pertama, babi yang berlutut; kedua, babi bercakar lima; ketiga, babi berbadan hitam berkepala putih. Petuah orang-orang tua pasti ada alasannya.” (Hui)

Penyunting bertanggung jawab: Tang Zixuan

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine