Iran Menyerang Uni Emirat Arab, Kilang Minyak Terbesar Terpaksa Ditutup

EtIndonesia. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab pada Selasa (10 Maret) menyatakan bahwa Iran menembakkan 9 rudal balistik ke wilayah UEA. Dari jumlah rudal yang ditembakkan, 8 berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara 1 rudal jatuh ke Teluk Persia.

Pada saat yang sama, Iran juga meluncurkan 35 drone untuk melakukan serangan. Dari jumlah itu, 9 drone berhasil menembus sistem pertahanan udara dan jatuh di wilayah UEA.

Menurut data pihak UEA, sejak awal perang hingga sekarang, Iran telah menembakkan 262 rudal balistik dan 1.475 drone ke negara tersebut. Namun pemerintah menyatakan bahwa lebih dari 90% target yang datang berhasil dicegat, dengan keterlibatan rudal pertahanan udara, pesawat tempur, dan helikopter.

Dalam serangan terbaru ini, sebuah fasilitas energi penting di UEA juga terkena serangan. Menurut laporan Bloomberg, salah satu kilang minyak terbesar di Timur Tengah terpaksa ditutup setelah diserang drone. Di lokasi sempat terjadi kebakaran, namun tidak ada laporan korban jiwa.

Kantor Media Abu Dhabi menyatakan bahwa kebakaran terjadi di sebuah fasilitas di Kawasan Industri Ruwais. Kilang tersebut dapat memproses sekitar 920.000 barel minyak mentah per hari, menjadikannya pusat penting dalam sistem energi UEA. Otoritas terkait telah melakukan penanganan darurat dan kebakaran saat ini sedang dikendalikan.

Data juga menunjukkan bahwa dalam periode ini jumlah serangan terhadap UEA bahkan melebihi beberapa negara lain. Beberapa rudal dan drone juga jatuh di daerah padat penduduk, termasuk kawasan perumahan, gedung perkantoran, dan jalan raya, yang telah menyebabkan 4 warga sipil tewas.

Pihak Iran menyatakan bahwa UEA menjadi target karena negara tersebut memiliki kerja sama keamanan yang erat dengan Amerika Serikat. Tahun lalu, Amerika Serikat menetapkan UEA sebagai “mitra pertahanan utama”, dan UEA juga telah lama mengandalkan AS dalam urusan keamanan.

Laporan CNN mengutip analisis peneliti Chatham House, Sanam Vakil, yang mengatakan bahwa serangan Iran terhadap UEA memiliki dua tujuan:

  1. Menargetkan sekutu penting Amerika Serikat.
  2. Mengirim sinyal kepada negara-negara kawasan bahwa bahkan negara yang merupakan pusat perdagangan global, penerbangan, dan jaringan keuangan pun sulit sepenuhnya menghindari konflik ini.

(hui)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine