Apakah Buah-buahan Ini Masih Layak Dimakan? Leci dan Persik Direndam dalam Bahan Kimia Hingga Semangka yang Disemprot Obat 

Media daratan Tiongkok sebelumnya mengungkap bahwa buah bayberry (yangmei) di Fujian direndam pemanis buatan, sehingga memicu kekhawatiran publik apakah buah-buahan di Tiongkok masih aman dikonsumsi. Belakangan, beredar banyak video di internet yang memperlihatkan bahwa leci dan persik renyah juga direndam cairan kimia, bahkan semangka pun disemprot obat.

EtIndonesia. Baru-baru ini, persik renyah yang dijual di Xiamen juga terungkap direndam cairan pemanis. Para pedagang mengakui bahwa “hampir semua penjual melakukannya” dan mengatakan bahwa cairan tersebut “berbahaya bagi kesehatan”.

Selain itu, banyak video menunjukkan pedagang merendam leci dalam air yang dipenuhi zat putih mengambang, bahkan ada yang menuangkan bubuk putih tak dikenal ke dalam air. Sebagian netizen menduga itu adalah bahan pengawet atau penambah berat buah. Ada pula yang mempertanyakan apakah bahan kimia tersebut beracun.

Setelah kasus ini terungkap, banyak pedagang membuat video untuk “membantah rumor”, dengan mengklaim bahwa perendaman itu hanya untuk “mendinginkan” leci. Namun penjelasan tersebut justru membuat banyak netizen semakin curiga.

Beberapa tahun lalu, media Tiongkok pernah melaporkan bahwa karena leci mudah membusuk, setelah dipanen buah tersebut biasanya direndam dalam cairan kimia. Yang paling umum digunakan adalah formalin. Cairan ini bersifat korosif ringan; anak-anak yang mengkonsumsinya mudah mengalami demam dan bahkan bisa memicu penyakit tangan, kaki, dan mulut.

Video lain juga memperlihatkan pedagang menyemprot atau mengoleskan cairan kimia tak dikenal pada semangka saat pengangkutan maupun penjualan.

Di internet juga beredar foto surat pemberitahuan yang diduga berasal dari sebuah pusat perbelanjaan kepada para pedagang buah. Isi surat menyebutkan bahwa setelah kasus bayberry direndam cairan kimia terungkap, inspeksi acak kini semakin sering dilakukan. Pihak pengelola meminta pedagang menarik lebih dari sepuluh jenis buah dari rak penjualan atau merendamnya dengan air garam, jika tidak maka akan sulit lolos pemeriksaan.

Selain buah-buahan, internet juga dihebohkan dengan video budidaya udang buatan yang menunjukkan air kolam sangat keruh dan kotor. Beberapa netizen mengatakan kondisi seperti itu sudah menjadi hal biasa dalam budidaya udang di daratan Tiongkok.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine