Pasukan Israel Masuk Lebih Dalam ke Lebanon, Kuasai Benteng Strategis Bersejarah

EtIndonesia.com. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (31/5/2026) menyatakan telah memerintahkan militer Israel untuk bergerak lebih jauh ke wilayah Lebanon. Tujuannya memperluas operasi militer Israel terhadap Hizbullah. Ini merupakan salah satu operasi militer Israel yang paling jauh memasuki wilayah Lebanon dalam lebih dari seperempat abad terakhir.

Menurut laporan media asing, pada hari yang sama pasukan Israel berhasil menguasai Benteng Beaufort, sebuah lokasi strategis di Lebanon selatan. Benteng tersebut dibangun pada era Perang Salib dan memiliki sejarah lebih dari 900 tahun. Ini juga menjadi pertama kalinya Israel kembali mengendalikan kawasan tersebut sejak menarik pasukannya dari Lebanon selatan pada tahun 2000.

Netanyahu mengatakan bahwa tujuan operasi militer Israel adalah untuk “memperdalam dan memperluas kendali atas wilayah yang sebelumnya dikuasai Hizbullah.” Ia menegaskan bahwa Israel akan terus menggempur kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran.

Sebelumnya, pada 30 Mei, Hizbullah melancarkan serangan roket dan pesawat drone ke wilayah utara Israel. Serangan tersebut menyebabkan sejumlah sekolah ditutup dan memaksa penduduk setempat melanjutkan proses evakuasi.

Militer Israel menyatakan bahwa serangan itu merupakan serangan paling intens yang dilancarkan Hizbullah terhadap Israel utara sejak gencatan senjata diberlakukan pada April lalu.

Sebagai respons, pasukan Israel kemudian melancarkan gelombang baru operasi darat di Lebanon selatan dan berhasil menguasai Benteng Beaufort serta kawasan punggung bukit di sekitarnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Minggu menyatakan bahwa pasukan Israel akan terus ditempatkan di Benteng Beaufort dan memasukkan kawasan tersebut ke dalam “zona keamanan” yang dibentuk Israel di Lebanon selatan.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine