Benda yang Paling Banyak Mengandung Bakteri di Restoran Mungkin Bukan Peralatan Makan? Hati-hati juga dengan Daftar Menu!

EtIndonesia.com Banyak orang saat makan di restoran khawatir peralatan makan tidak bersih atau makanan kurang higienis. Namun para ahli menunjukkan bahwa benda di restoran yang paling mudah menyimpan banyak bakteri justru bisa jadi adalah daftar menu.

Menu disentuh dan dibolak-balik oleh banyak pelanggan setiap hari. Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh dan berkala, tentu saja bakteri dapat menumpuk di permukaannya.

Peneliti pernah menemukan banyak bakteri pada permukaan menu restoran, termasuk mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

Meski demikian, tidak perlu panik berlebihan. Tubuh manusia memiliki sistem kekebalan tertentu, dan menyentuh menu sekali saja tidak otomatis membuat seseorang sakit.

Yang perlu diperhatikan adalah setelah memegang menu, jangan langsung memegang makanan atau menyentuh mata, hidung, dan mulut, karena hal itu dapat meningkatkan risiko infeksi.

Selain menu, area restoran yang juga sering menjadi tempat berkumpulnya bakteri antara lain:

  1. Botol bumbu atau saus
  2. Permukaan meja
  3. Gagang pintu

Tempat-tempat tersebut mungkin tampak bersih, tetapi jika tidak didesinfeksi dengan cara yang benar, hasilnya belum tentu efektif membunuh kuman.

Kesalahpahaman tentang disinfektan

Banyak orang mengira bahwa menyemprotkan cairan pembersih lalu langsung mengelapnya sudah cukup. Padahal, sebagian besar disinfektan memerlukan waktu kontak (contact time), yaitu waktu ketika cairan dibiarkan berada di permukaan agar bakteri dan virus dapat dibunuh secara efektif.

Tips

Saran praktis

  1. Setelah selesai memesan makanan, cuci tangan terlebih dahulu sebelum mulai makan.
  2. Hindari langsung menyentuh makanan setelah memegang menu.
  3. Jika tersedia, penggunaan menu elektronik dapat membantu mengurangi risiko penyebaran kuman.

Jadi, kebiasaan sederhana cuci tangan sebelum makan tetap penting di mana pun Anda berada. (***)

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine