Suhu Permukaan Tanah di Xinjiang Mencapai 87°C, Seorang Konten Kreator Memasak Tanpa Api : “Saya Hampir Matang”

Baru-baru ini, seorang kreator konten asal Tiongkok pergi ke kawasan wisata Gunung Api (Huoyan Shan) di Turpan, Xinjiang, untuk melakukan tantangan memasak tanpa api. Dengan suhu permukaan tanah yang mencapai 87°C, ia berhasil mematangkan telur, udang, dan salmon hanya menggunakan panas dari lingkungan sekitar. Ia bahkan bercanda, “Saya sendiri hampir matang.”

EtIndonesia.com Akun media sosial Tiongkok “Lüe Kaopu Lüshe” (旅社 yang berarti “Penginapan yang Lumayan Andal”) mengunggah video tersebut pada 20 Juli. Dalam video dijelaskan bahwa pada 4–5 Juli, kreator bersama rekannya melakukan perjalanan dari Chengdu, Provinsi Sichuan, menuju kawasan wisata Gunung Api di Turpan untuk membuktikan secara langsung suhu ekstrem di sana.

“Semua orang bilang Turpan adalah tempat terpanas di Tiongkok. Awal Juli bahkan ada berita bahwa suhu permukaan tanah di sini telah menembus 80°C. Saya benar-benar penasaran seberapa ekstrem panasnya,” ujarnya. 

Karena itu, ia memutuskan untuk merasakan langsung panas Gunung Api dengan mencoba memasak tanpa api. Ia membawa beberapa bahan makanan seperti telur, udang segar, dan salmon.

Berhasil Memasak Hanya dengan Panas Matahari

Di kawasan wisata Gunung Api memang tersedia area khusus untuk pengalaman memanggang makanan menggunakan pasir panas.

Dengan alat pengukur yang dibawanya sendiri, ia mencatat bahwa suhu permukaan tanah di area memanggang mencapai 87°C.

Dalam video tersebut ia mengatakan bahwa alat elektroniknya bahkan sempat berhenti berfungsi karena suhu yang terlalu tinggi.

Setelah menunggu hampir satu jam, ia membuka wadah berisi makanan untuk melihat hasilnya.

Ia berkata sambil bercanda: “Saya tidak tahu apakah makanannya matang atau tidak, tapi saya sendiri sudah hampir matang. Sekarang saatnya kita buka.”

Hasilnya, telur yang masih bercangkang ternyata telah matang sempurna. Udang dan salmon juga sudah matang. Setelah ditaburi bumbu, semuanya bisa langsung disantap.

Ia mengatakan: “Setidaknya ini membuktikan satu hal: di sini saya benar-benar bisa menikmati hidangan panggang tanpa menggunakan api.”

Menarik Perhatian Warganet

Video tentang memanggang tanpa api di Gunung Api tersebut menarik perhatian banyak warganet.

Pada 23 Juli, kreator itu mengatakan kepada media Cover News: “Bisa memasak tanpa sedikit pun menggunakan api, hanya mengandalkan panas alam, benar-benar pengalaman yang luar biasa.”

Ia juga menjelaskan bahwa sensasi panas kering di Turpan sangat berbeda.

Menurutnya, ketika berada di bawah sinar matahari langsung, gelombang panas terasa seolah-olah akan membakar kulit. Namun, begitu masuk ke tempat yang teduh, suhu yang dirasakan langsung turun sehingga tubuh terasa jauh lebih nyaman.

Meski demikian, ia mengingatkan para wisatawan yang berkunjung ke Gunung Api agar tidak berada terlalu lama di bawah terik matahari, serta mempersiapkan perlindungan diri secara lengkap untuk mencegah heatstroke (serangan panas).

Telur Panggang Pasir Menjadi Daya Tarik Wisata

Selain pengalaman memanggang tanpa api, kawasan wisata Gunung Api juga menawarkan makanan khas berupa telur panggang pasir.

Seorang wisatawan yang mengunggah video mengatakan bahwa awalnya ia mengira telur-telur yang ditata di atas gundukan pasir hanyalah pajangan.

Namun ternyata telur tersebut benar-benar dipanggang menggunakan panas pasir, dan menurutnya rasanya cukup lezat.

Laporan disusun oleh Luo Tingting / Editor: Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine