Topan Noul Luluhlantakkan Guangdong, Tiongkok,  Warga: “Semuanya Sudah Hilang” 

EtIndonesia.com Pada Minggu 26 Juli, Topan “Noul” mendarat di Guangdong, Tiongkok, menyebabkan hujan lebat dan banjir di banyak daerah. Kota-kota berubah menjadi lautan, rumah-rumah penduduk dan toko-toko terendam air, menimbulkan kerugian yang sangat besar. Seorang warga desa mengeluh “Semuanya hilang!”

Video yang beredar di internet menunjukkan bahwa di berbagai wilayah di Guangdong, seperti Huizhou, Huiyang, Jieyang, Lufeng, Shantou, dan Shanwei, terjadi genangan air perkotaan yang parah. Perumahan di daerah dataran rendah terendam, sementara permukaan air di beberapa sungai naik dengan cepat. Beberapa rumah hancur diterjang banjir, dan situasi bencana sangat parah.

Desa Songlou di Meilin, Kota Puning, Guangdong, dilanda banjir. Banjir datang dengan dahsyat, menerjang desa, mengubah jalan menjadi sungai, dan rumah-rumah serta toko-toko di lantai dasar terendam. Seorang warga yang rumahnya terendam air, dengan kendaraan dan barang-barangnya terendam, melihat keadaan yang berantakan, tak bisa menahan diri untuk tidak mengeluh, “Semuanya hilang!”

Saat topan melanda, Guangdong secara darurat mengevakuasi lebih dari 710.000 penduduk, namun masih banyak warga yang terjebak di rumah mereka. 

Seorang wanita di Huizhou melakukan siaran langsung video dari rumahnya; rekaman tersebut memperlihatkan kawasan perumahan yang sudah tergenang, dengan ketinggian air di lantai dasar mencapai lebih dari satu meter.

Wanita tersebut berkata dalam video: “Saya bahkan lupa membeli air minum. Ini Huizhou, Guangdong. Lihatlah mobil yang terparkir di luar itu, apakah bisa keluar? Saya sudah mematikan listrik di rumah, tidak tahu apakah di luar masih ada listrik.”

Banyak desa dan kota kecil di Guangdong mengalami banjir parah; banyak rumah warga terendam, sejumlah besar kendaraan terendam air, dan permukaan air sungai meluap dengan banyak barang yang hanyut terbawa banjir mengapung di atasnya.

Topan Noul tidak hanya melanda Guangdong, tetapi juga berdampak pada Shandong. Sebuah video menunjukkan bahwa pada 26 Juli, hujan lebat mengguyur Jinan, Shandong, sehingga jalanan berubah menjadi sungai. Mobil-mobil melaju di tengah air, sementara banyak warga yang mengendarai sepeda motor listrik terendam air setinggi paha.

Laporan komprehensif oleh Reporter Luo Tingting / Wen Hui – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine