Dari Dapur ke Energi: ARTOTEL Grand Prima Surabaya Ajak Warga Ubah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

SURABAYA — Setiap rumah tangga pasti menghasilkan minyak jelantah. Sayangnya, limbah ini sering kali hanya dibuang ke saluran air atau tempat sampah, tanpa disadari dapat mencemari lingkungan. Padahal, di balik warnanya yang keruh, minyak jelantah menyimpan potensi besar sebagai sumber energi.

Melihat peluang itu, ARTOTEL Grand Prima Surabaya meluncurkan program U-Collect, sebuah gerakan pengumpulan minyak jelantah yang mengajak masyarakat mengelola limbah minyak goreng dengan lebih bertanggung jawab. Acara peluncuran berlangsung di One Deck ARTOTEL Grand Prima Surabaya dan dihadiri oleh komunitas, influencer, stakeholder hotel, kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta warga sekitar.

Dari Limbah Jadi Biofuel

U-Collect merupakan layanan dari Noovoleum bersama Pertamina Patra Niaga yang menyediakan solusi pengumpulan minyak jelantah melalui U-Collect Box. Minyak yang terkumpul selanjutnya diolah menjadi bahan baku biofuel—sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.

Dengan semangat “From Waste to Energy”, program ini tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga mengubah limbah menjadi sesuatu yang bernilai guna. Jika minyak jelantah dibuang sembarangan, ia dapat mencemari tanah dan air, serta menyumbat saluran pembuangan. Namun, jika dikelola dengan benar, ia bisa menjadi energi yang bermanfaat.

Gerakan Dimulai dari Rumah

Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL Grand Prima Surabaya, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci keberlanjutan program ini.

“Kami sengaja mengundang berbagai pihak, mulai dari komunitas, influencer, stakeholder, kelompok PKK hingga masyarakat sekitar, karena kami ingin U-Collect ini bisa menjadi gerakan bersama. Kami percaya perubahan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Mengumpulkan minyak jelantah dari rumah dan membawanya ke U-Collect Box sudah menjadi langkah kecil yang bisa memberikan dampak ketika dilakukan bersama-sama,” ujar Teddy.

Menurutnya, kelompok PKK dan masyarakat sekitar memiliki peran penting karena sebagian besar minyak jelantah berasal dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat tidak lagi melihat minyak jelantah hanya sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sesuatu yang masih bisa dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali,” tambahnya.

Tantangan “Bring More, Win More!”

Agar gerakan ini semakin semarak, panitia mengadakan tantangan “Bring More, Win More!” —siapa pun yang berhasil mengumpulkan minyak jelantah terbanyak berkesempatan memenangkan voucher menginap di ARTOTEL Grand Prima Surabaya. Cara ini membuat aksi peduli lingkungan terasa lebih menyenangkan dan mengundang lebih banyak partisipasi.

Acara peluncuran juga dimeriahkan dengan pemutaran video program U-Collect, ribbon cutting, simbolisasi pengumpulan minyak jelantah, serta ramah tamah yang ditemani alunan live music.

Bagian dari Komitmen ESG

U-Collect merupakan bagian dari kampanye ESG The Art of Goodness, khususnya pilar ARTOTEL Earth yang berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan menggunakan sumber daya secara bijak. Ke depannya, U-Collect Box di ARTOTEL Grand Prima Surabaya akan menjadi salah satu titik pengumpulan minyak jelantah bagi masyarakat, sehingga kontribusi terhadap lingkungan dapat terus berjalan setelah acara peluncuran berakhir.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine