Pada 1 Oktober, terjadi kecelakaan lalu lintas yang tidak biasa di Thailand. Seorang pria berusia 78 tahun mengemudikan mobil listrik BYD hingga menerobos sebuah kuil Guanyin dan menabrak tiga orang yang sedang beribadah. Yang mengejutkan, patung Guanyin tetap tidak mengalami kerusakan.
EtIndonesia.com Laporan media Thailand menyebutkan sebuah kecelakaan terjadi pada 1 Oktober sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Lokasinya berada di Kuil Guanyin Rumah Sakit Amal Tianhua di Jalan Yaowarat, Distrik Samphanthawong, Bangkok.
Pengemudi berusia 78 tahun bernama Chairot mengemudikan mobil listrik BYD berwarna abu-abu hingga menerobos masuk ke dalam kuil. Para pengunjung panik dan berusaha menghindar. Namun, tiga orang tidak sempat menyelamatkan diri dan tertabrak.
Seorang perempuan berusia 60 tahun bernama Wipa bahkan terseret masuk ke bawah mobil dan terjepit oleh bumper depan. Ia mengalami luka serius dan setelah berhasil dievakuasi oleh petugas penyelamat, langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Seorang pria berusia 21 tahun dan seorang perempuan berusia 27 tahun lainnya mengalami luka ringan.
Saksi mata sekaligus petugas keamanan Yayasan Tianhua, Vorapong, mengenang bahwa sekitar 30 umat sedang berlutut dan berdoa di depan altar ketika kejadian berlangsung.
“Tiba-tiba sebuah mobil berwarna abu-abu melaju dengan kecepatan tinggi masuk ke dalam. Saya langsung melambaikan tangan dan berteriak agar pengemudi berhenti, sambil melompat ke samping untuk menghindar. Namun, mobil tersebut sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengurangi kecepatan dan langsung menabrak kerumunan,” katanya.
Video yang beredar di internet menunjukkan sejumlah orang sedang berlutut di depan patung Guanyin, beribadah dengan tenang dan khusyuk. Tiba-tiba sebuah mobil melaju kencang menerobos masuk, menghancurkan pintu, menabrak meja dan kursi hingga menimbulkan kepulan debu putih.
Mobil tersebut terus melaju hingga berhenti di area tempat orang-orang beribadah di depan patung Guanyin. Setelah mobil berhenti, seorang pria keluar dari pintu pengemudi dan merapatkan kedua tangannya ke arah patung sebagai tanda penghormatan atau doa. Sementara itu, orang-orang berusaha menyelamatkan korban yang terjepit di bawah mobil.
Menurut laporan, bagian dasar altar tempat patung Guanyin mengalami kerusakan. Namun, yang mengejutkan, patung Guanyin yang berada di atasnya tetap utuh dan tidak mengalami kerusakan.
Polisi setempat mengatakan bahwa pengemudi yang menyebabkan kecelakaan mengaku memiliki tekanan darah tinggi dan sejumlah penyakit kronis lainnya. Ketika berkendara mendekati kuil, ia tiba-tiba merasa pusing, kesadarannya menurun, lalu pingsan. Ia kemudian tidak sengaja menginjak pedal gas, mengira pedal tersebut sebagai rem, sehingga mobil melaju kencang menerobos pintu kuil.
Polisi melakukan tes alkohol terhadap pengemudi dan memastikan bahwa ia tidak mengemudi dalam keadaan mabuk.
Polisi mengatakan bahwa penyelidikan mendalam masih berlangsung. Untuk sementara, pihak berwenang berencana menuntut pengemudi dengan dugaan “mengemudi secara lalai hingga menyebabkan orang lain terluka”, serta akan meminta pertanggungjawaban hukum dan ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber : NTDTV.com


