Bukan Hanya Membuntuti Putra Lai Ching-te, Mata-Mata Perempuan PKT Zhang Wanying Diduga Memiliki Misi Lain 

Agen perempuan yang diduga bekerja untuk Partai Komunis Tiongkok (PKT), Zhang Wanying, diduga memantau putra Presiden Taiwan Lai Ching-te. Ia ditangkap oleh aparat penegak hukum AS. Berdasarkan dokumen FBI yang diajukan ke pengadilan, Zhang juga diduga menerima instruksi dari seorang pejabat PKT untuk mengumpulkan informasi mengenai seorang pejabat Taiwan lainnya. Identitas pejabat tersebut belum diungkapkan, tetapi ia digambarkan sebagai seorang pejabat yang “secara terbuka menentang PKT.”

EtIndonesia.com FBI menangkap Zhang Wanying, 34 tahun, di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) ketika ia bersiap terbang ke Tiongkok. Menurut dokumen pengadilan, Zhang diduga menerima instruksi dari pejabat PKT untuk memantau Lai Ting-yu, putra Lai Ching-te, beserta keluarganya di Amerika Serikat. Saat ini, ia menghadapi dakwaan pidana karena bertindak sebagai agen pemerintah asing tanpa mendaftarkan diri sebagaimana diwajibkan hukum AS.

Pada 5 Oktober, Zhang Wanying menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Federal Los Angeles dan kemudian ditahan.

Berdasarkan surat dakwaan pidana yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Tengah California, serta pernyataan tertulis di bawah sumpah dari agen FBI Kevin Holt, selain membuntuti putra Presiden Lai, sekitar enam bulan sebelumnya Zhang diduga menerima instruksi dari seorang pejabat PKT untuk mencari alamat terkait seorang pejabat Taiwan terpilih lainnya di Irvine, California.

Dokumen pengadilan menyebutkan bahwa pada 25 Januari 2025, Zhang Wanying bertemu dengan seorang pejabat PKT di Tiongkok. Sekitar lima minggu kemudian, melalui aplikasi komunikasi WeChat, ia menanyakan kepada pejabat tersebut mengenai “alamat yang disebutkan terakhir kali.” Pejabat tersebut menjawab bahwa masalah itu sudah diselesaikan dan Zhang tidak perlu lagi mengurusnya.

Catatan kaki dalam pernyataan tertulis agen FBI tersebut menyebutkan bahwa alamat itu berada di Irvine, California, dan sebelumnya memiliki kaitan dengan seorang “pejabat terpilih Taiwan yang secara terbuka menyuarakan sikap anti-PKT.” Alamat tersebut sengaja disamarkan dalam dokumen yang dipublikasikan kepada publik. Identitas pejabat tersebut tidak diungkapkan, begitu pula hubungan spesifiknya dengan alamat tersebut.

Agen FBI Kevin Holt mengatakan bahwa berdasarkan informasi penyelidikan dan pengalamannya dalam kontra intelijen, ia meyakini bahwa pejabat PKT tersebut kemungkinan besar memberikan tugas kepada Zhang untuk memperoleh informasi mengenai alamat tersebut ketika Zhang sedang berada di Tiongkok.

Holt menyatakan bahwa badan-badan intelijen PKT kerap memberikan tugas kepada orang-orang terkait ketika mereka sedang berada di Tiongkok, dengan tujuan menghindari perhatian pemerintah Amerika Serikat.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Terlalu Banyak Kegiatan Bisa Membebani Anak, Saatnya Menata Ulang Jadwal Mereka

Jadwal yang penuh tidak selalu berarti masa kanak-kanak yang penuh pengalaman jika hal itu justru menyisakan sedikit waktu untuk kehidupan keluarga yang paling berarti Annie...

Jangan Terjebak Lautan Nasihat Parenting, Percayalah pada Naluri Anda

Setiap orang, bahkan bibi mereka di Instagram, punya pendapat tentang cara membesarkan anak. Namun, tidak ada yang mengenal anak Anda seperti Anda sendiri Walker Larson Si...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine