EtIndonesia.com Pada 9 Oktober sore waktu Amerika Serikat bagian timur, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang negara Panama di Amerika Tengah. Dengan kedalaman sumber gempa hanya sekitar 12 kilometer, guncangan tersebut menyebabkan bangunan runtuh dan tanah retak. Ibu kota Panama City mengalami guncangan hebat, sehingga warga berbondong-bondong berlari keluar rumah dan gedung untuk menyelamatkan diri. Gempa kuat ini juga memicu peringatan tsunami di sejumlah negara di kawasan Samudra Pasifik.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada pukul 13.56 waktu Amerika Serikat bagian timur, dengan pusat gempa berada di sekitar Pitaloza Arriba, wilayah selatan-tengah Panama. Kedalaman sumber gempa diperkirakan sekitar 12 kilometer, sehingga tergolong gempa dangkal.
Huge destruction…. Infrastructure collapse in the City of Penonomé, Panama, resulting from the earthquake recorded on today’s date, Friday, October 9… https://t.co/EeiLkCGb01
— Lizard People’s Party🦎 (@1SanatanSatya) October 9, 2026
Tak lama setelah itu, terjadi dua gempa susulan yang cukup kuat, masing-masing berkekuatan magnitudo 5,8 dan 6,6.
Meskipun Panama City terletak cukup jauh dari pusat gempa, wilayah ibu kota tetap merasakan guncangan yang kuat. Banyak warga bergegas menyelamatkan diri dengan berlari ke luar ruangan.
🚨A 7.7-magnitude #earthquake struck #Panama, ▪️Residents have been rattled by multiple ongoing aftershocks, including significant tremors measuring 5.8 & 5.5 in magnitude. https://t.co/hDZhxusVcr https://t.co/7Y6qorOPDe
— ⚡️🌎 Sarwar 🌐⚡️ (@ferozwala) October 9, 2026
Sejumlah video yang beredar di internet memperlihatkan bangunan-bangunan di berbagai wilayah Panama runtuh dan mengalami kerusakan parah. Banyak kendaraan juga tertimpa reruntuhan.
Jalan Torio di Mariato, Provinsi Veraguas, Panama, dilaporkan mengalami keretakan tanah.
🚨🇵🇦Impactante: Impacto en la carretera de Torio en Mariato, provincia de Veraguas, #Panama tras un terremoto de magnitud 8.0 #earthquake https://t.co/IlhKUCgp8E
— AFROMEDIOS (@Afromedios) October 9, 2026
Rosendo Domínguez, seorang warga di daerah terdampak gempa, mengatakan kepada Associated Press melalui wawancara telepon, “Guncangannya sangat kuat. Barang-barang di dapur semuanya terjatuh. Kami memang tidak terluka, tetapi sangat ketakutan. Semua orang berlari keluar rumah. Semuanya merasa takut.”
Panama terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, wilayah yang dikenal memiliki aktivitas gempa bumi dan gunung berapi yang tinggi. Setelah gempa kuat tersebut terjadi, pihak berwenang segera mengeluarkan peringatan tsunami.
Menurut prakiraan terbaru yang dikutip dalam laporan tersebut, sejumlah wilayah di sepanjang pantai Pasifik Panama berpotensi mengalami gelombang tsunami setinggi 1 hingga 3 meter.
Sistem peringatan tsunami Amerika Serikat juga mengeluarkan peringatan bahwa tsunami berpotensi melanda kawasan pesisir Pasifik bagian timur. Dalam beberapa jam berikutnya, gelombang tsunami berbahaya diperkirakan dapat mencapai sebagian wilayah pesisir Kosta Rika, El Salvador, Peru, Meksiko, Guatemala, Panama, Nikaragua, Kolombia, dan Ekuador.
Warga di kawasan terdampak menghadapi risiko terseret arus ke laut atau mengalami cedera akibat tertimpa benda-benda yang terbawa air.
Omar Smith, pejabat Badan Perlindungan Sipil Nasional Panama, mengatakan bahwa dampak bencana terutama terkonsentrasi di Provinsi Veraguas, Herrera, dan Los Santos, yang terletak di bagian tengah negara tersebut.
Laporan mengenai kerusakan juga diterima dari Chitré, ibu kota Provinsi Herrera, serta sejumlah kawasan pesisir di Provinsi Los Santos.
Sumber : NTDTV.com


