Penelitian Inggris: Dua Pertiga Penderita Hipertensi Tidak Menyadari Kondisi Mereka

Sebuah penelitian terhadap 1,4 juta orang dewasa yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Public Health menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga orang dewasa di Inggris menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Dari jumlah tersebut, dua pertiganya tidak menyadari bahwa mereka mengidap hipertensi. Di antara penderita hipertensi dewasa yang telah menjalani pengobatan, hanya separuh yang tekanan darahnya berhasil dikendalikan secara efektif.

EtIndonesia.com Para peneliti dari Departemen Kesehatan Populasi Universitas Oxford melakukan penelitian terhadap sekitar 1,4 juta penduduk Inggris. Data yang digunakan berasal dari hasil pengukuran tekanan darah di berbagai klinik dalam program bernama Our Future Health (Kesehatan Masa Depan Kita). Data tersebut mencakup peserta yang bergabung dalam program antara 2022 hingga 2025.

Penelitian ini menggunakan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendefinisikan hipertensi. Seseorang dikategorikan menderita hipertensi jika tekanan darah sistoliknya mencapai atau melebihi 140 mmHg, tekanan darah diastoliknya mencapai atau melebihi 90 mmHg, atau sedang mengkonsumsi obat penurun tekanan darah.

Para peneliti menemukan bahwa lebih dari sepertiga peserta menderita hipertensi. Angka kejadian hipertensi pada pria mencapai 42%, jauh lebih tinggi dibandingkan pada wanita, yaitu 29%.

Hampir dua pertiga penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa mereka memiliki kondisi tersebut. Di antara pasien yang mengkonsumsi satu atau lebih jenis obat penurun tekanan darah, separuhnya masih memiliki tekanan darah yang tinggi.

Para peneliti menyatakan bahwa temuan ini menunjukkan bahwa Inggris masih menghadapi kesulitan dalam mendiagnosis dan mengendalikan hipertensi, meskipun pedoman klinis telah diterapkan selama bertahun-tahun.

Wenyu Liu (transliterasi), ahli statistik medis di Departemen Kesehatan Populasi Universitas Oxford sekaligus peneliti utama studi tersebut, mengatakan bahwa hipertensi sering disebut sebagai “pembunuh senyap”.

Menurutnya, kelompok usia muda saat ini belum tercakup dalam program pemantauan kesehatan rutin yang ditujukan bagi orang berusia 40 tahun ke atas. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan skrining dini perlu segera diperbarui.

Ian Turnbull, peneliti klinis di Departemen Kesehatan Populasi Universitas Oxford, dokter umum, sekaligus wakil kepala petugas medis program Our Future Health, mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut sesuai dengan apa yang diamati dokter dalam praktik pelayanan kesehatan umum. Banyak kasus hipertensi tidak terdeteksi atau tidak mendapatkan pengobatan yang optimal.

Ia menekankan perlunya pendekatan yang lebih proaktif untuk menemukan penderita hipertensi. Hal ini termasuk mengevaluasi apakah keputusan untuk memulai pengobatan sebaiknya didasarkan pada perkiraan risiko penyakit kardiovaskular seseorang, bukan hanya pada angka tekanan darahnya.

Profesor Bryan Williams, kepala bidang ilmiah dan medis di British Heart Foundation, mengatakan bahwa temuan penelitian ini mengkhawatirkan karena menunjukkan besarnya masalah hipertensi yang belum terdiagnosis serta sulitnya mengendalikan tekanan darah pada pasien yang sudah menjalani pengobatan.

Williams menunjukkan bahwa hipertensi berkaitan dengan sekitar separuh kasus serangan jantung dan merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang dapat dikendalikan.

Jutaan orang menderita hipertensi tanpa menyadarinya. Artinya, mereka kehilangan kesempatan penting untuk mendapatkan diagnosis dan intervensi dini.

Laporan terjemahan oleh reporter Jin Hong / Editor: Li Quan

INSPIRASI ERABARU

Bukan Sekadar Sensasi Terbakar, Makanan Pedas Punya Sejumlah Manfaat bagi Tubuh

Makanan pedas sering digambarkan sebagai makanan yang “panas”, dan hal ini mungkin berkaitan dengan pengaruhnya terhadap tubuh. Ahli gizi Barat akan menjelaskan bahwa cabai bekerja...

Mengapa Anak Perempuan (Memang Sepantasnya) Menyukai Cinderella

Jauh sebelum kisahnya dilengkapi sepatu kaca dan ibu peri, Cinderella telah mengisahkan keberanian, keadilan, dan keluhuran budi. Walker Larson Saya dan istri mengizinkan putri kami menonton...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine