Mobil Sport Tesla Milik Elon Musk Melayang Terbalik dan Berputar di Udara! Adegan Film Fiksi Ilmiah Menjadi Kenyataan

EtIndonesia.com Peluncuran mobil baru yang digelar Elon Musk pada 17 Oktober 2026 malam di fasilitas pengujian SpaceX di Texas, Amerika Serikat, mengejutkan dunia! Generasi terbaru mobil sport listrik Roadster tampil spektakuler. Mobil ini tidak hanya mampu menggantung terbalik di udara, tetapi juga dapat melompat dan berputar di tempat sebelum mendarat dengan mantap. Suasana peluncuran tersebut terasa seperti adegan dalam film fiksi ilmiah.

Elon Musk juga mengumumkan bahwa produksi massal mobil baru ini diperkirakan dimulai pada 2028. Situs resmi Tesla pun telah memuat informasi pemesanan untuk beberapa varian kendaraan tersebut.

Sebuah mobil sport putih dengan desain futuristis perlahan melaju menaiki lintasan berbentuk lengkung. Yang mengejutkan, mobil itu terus melaju ke atas hingga akhirnya menggantung terbalik di udara!

Berikutnya, sesuatu yang lebih mencengangkan terjadi. Mobil sport putih itu tiba-tiba melesat, melompat ke udara dalam posisi terbalik, lalu berputar 180 derajat sebelum mendarat dengan stabil.

Dalam demonstrasi lainnya, mobil sport tersebut mendadak melompat tinggi ke udara dan melakukan putaran 360 derajat dengan mulus. Mobil itu bahkan melayang melewati bagian depan beberapa kendaraan, membuat penonton yang hadir berseru kagum.

Acara peluncuran mobil baru Tesla di fasilitas pengujian SpaceX di Texas itu langsung menjadi viral di internet. Rekaman aksi yang menakjubkan tersebut menjadi salah satu topik paling ramai diperbincangkan di dunia maya.

Di hadapan penonton dari seluruh dunia, Musk memperkenalkan generasi terbaru mobil sport listrik Roadster dan menyatakan bahwa “mobil yang bisa terbang benar-benar ada!”

Mobil sport ini dikembangkan bersama oleh Tesla dan SpaceX. Keunggulan utamanya adalah penggunaan teknologi pendorong berbasis udara bertekanan sangat tinggi yang berasal dari teknologi roket. Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan melompat ke udara dalam sekejap, berputar di udara, dan menyesuaikan arah.

“Mobil ini menggunakan tangki penyimpanan udara bertekanan sangat tinggi yang canggih. Kendaraan ini dapat mengisi ulang tangkinya sendiri, sehingga bisa melakukan semua gerakan tersebut kapan saja tanpa memerlukan bahan bakar pendorong khusus,” kata CEO Tesla Elon Musk. 

Bukan Hanya Bisa Terbang, Akselerasinya Juga Luar Biasa

Menurut data yang diumumkan Tesla, versi Roadster yang dilengkapi sistem pendorong dapat berakselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 97 kilometer per jam dalam waktu kurang dari satu detik!

Kecepatan maksimumnya bahkan diklaim melampaui 370 kilometer per jam. Dengan sekali pengisian daya, mobil ini dapat menempuh jarak lebih dari 480 kilometer.

Pada hari peluncuran, Musk mengumumkan bahwa mobil sport super cepat bertenaga roket ini, yang telah dinantikan para penggemar otomotif selama hampir sembilan tahun, diperkirakan mulai diproduksi secara massal pada 2028.

Saat ini, situs resmi Tesla telah menawarkan tiga varian kendaraan tersebut.

  • Performance: Varian berperforma tinggi dengan uang deposit pemesanan sebesar US$50.000.
  • Versi dengan sistem pendorong: Dilengkapi teknologi pendorong yang memungkinkannya melakukan manuver di udara, dengan deposit pemesanan mencapai US$250.000.
  • Rocket: Varian yang dilengkapi sistem penerbangan lengkap dan hanya tersedia bagi pelanggan yang mendapat undangan khusus.

Namun, semua angka tersebut merupakan jumlah deposit pemesanan. Tesla belum mengumumkan harga jual akhir kendaraan ini.

Sejumlah Pertanyaan Masih Belum Terjawab

Pertunjukan mobil terbang yang menyerupai film fiksi ilmiah ini juga menimbulkan sejumlah pertanyaan.

Pertama, seberapa tinggi dan berapa lama Roadster dapat terbang? Sejauh ini, demonstrasi yang diperlihatkan terutama berupa lompatan singkat dan putaran di udara. Apakah kendaraan tersebut dapat terbang secara berkelanjutan seperti pesawat terbang masih belum diketahui.

Kedua, apakah mobil ini legal digunakan di jalan raya? Tesla telah menyatakan bahwa versi Rocket dengan kemampuan terbang belum memperoleh izin untuk digunakan di jalan umum. Persoalan standar keselamatan dan regulasi terkait juga masih perlu diselesaikan.

Terakhir, apakah ini merupakan terobosan teknologi revolusioner atau sekadar demonstrasi merek yang dirancang dengan cermat?

Menurut Reuters, nilai terbesar Roadster bagi Tesla mungkin bukan terletak pada jumlah unit yang dapat dijual, melainkan pada kemampuannya menunjukkan kekuatan teknologi perusahaan dan kembali meningkatkan citra merek Tesla.

Selain itu, seiring Tesla mengalihkan fokusnya ke teknologi mengemudi otonom dan robot humanoid, para investor kini lebih memperhatikan laporan keuangan kuartal ketiga yang akan diumumkan pada 21 Oktober, terutama kinerja laba dan arus kas perusahaan.

Reporter NTD di Amerika Serikat, Liu Jiajia.

INSPIRASI ERABARU

Bukan Sekadar Sensasi Terbakar, Makanan Pedas Punya Sejumlah Manfaat bagi Tubuh

Makanan pedas sering digambarkan sebagai makanan yang “panas”, dan hal ini mungkin berkaitan dengan pengaruhnya terhadap tubuh. Ahli gizi Barat akan menjelaskan bahwa cabai bekerja...

Mengapa Anak Perempuan (Memang Sepantasnya) Menyukai Cinderella

Jauh sebelum kisahnya dilengkapi sepatu kaca dan ibu peri, Cinderella telah mengisahkan keberanian, keadilan, dan keluhuran budi. Walker Larson Saya dan istri mengizinkan putri kami menonton...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine