Gangguan IT Menghantam Secara Global! Hentikan Penerbangan, Mengganggu Perbankan, Lumpuhkan Siaran Media Hingga Komputer Supermarket

Perusahaan keamanan siber CrowdStrike mengatakan  masalah ini disebabkan oleh pembaruannya dan perbaikan telah dilakukan. Pihaknya menyatakan bukan dikarenakan insiden keamanan atau serangan siber. Defect atau cacat terjadi pada pembaruan perangkat lunak Windows dari perusahaan keamanan siber CrowdStrike

Guy Birchall, Emel Akan, Jack Phillips

Internet lumpuh secara massal  pada Jumat 19 Juli 2024 menyebabkan terjadinya masalah IT bagi institusi-institusi besar di dunia, menyebabkan penerbangan tidak dapat beroperasi, mengganggu aplikasi bank, membuat media tidak dapat mengudara. Bahkan mempengaruhi sistem komputer supermarket.

Masalah ini disebabkan oleh defect atau cacat pada pembaruan perangkat lunak Windows dari perusahaan keamanan siber CrowdStrike, demikian konfirmasi perusahaan tersebut.

Bandara-bandara di Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Jerman, Spanyol, dan Inggris semuanya melaporkan adanya masalah pada sistem IT mereka.

American Airlines, Delta Airlines, United Airlines, dan Allegiant Air semuanya membatalkan penerbangan dengan alasan masalah komunikasi.

Maskapai penerbangan terbesar di Eropa berdasarkan jumlah penumpang, Ryanair, juga memperingatkan adanya masalah dengan sistem pemesanannya.

Maskapai penerbangan asal Irlandia ini mengatakan di platform media sosial X: “Saat ini kami sedang mengalami gangguan di seluruh jaringan karena gangguan IT pihak ketiga global yang berada di luar kendali kami. Kami menyarankan semua penumpang untuk tiba di bandara setidaknya 3 jam sebelum waktu keberangkatan yang dijadwalkan.”

Banyak pelaku bisnis melaporkan bahwa mereka tidak dapat menerima pembayaran digital.

Microsoft telah mengonfirmasi bahwa mereka menyadari dan memperbaiki masalah dengan platform cloud-nya, Azure, yang memengaruhi layanan dan aplikasi, dengan situs web kesehatan layanan perusahaan yang memperingatkan tentang “penurunan layanan.”

Pemadaman ini menyebabkan sejumlah layanan terpopuler perusahaan tidak dapat diakses oleh jutaan orang dan bisnis.

CEO CrowdStrike George Kurtz mengatakan di media sosial bahwa perusahaan ini “secara aktif bekerja dengan para pelanggan yang terkena dampak dari crash yang ditemukan pada pembaruan konten tunggal untuk host Windows.”

Dia menjelaskan bahwa “host Mac dan Linux tidak terpengaruh,” dan bahwa insiden tersebut “bukan insiden keamanan atau serangan siber.”

Kurtz menambahkan: “Masalah ini telah diidentifikasi, diisolasi, dan perbaikan telah dilakukan. Kami merujuk pelanggan ke portal dukungan untuk update terbaru dan akan terus memberikan update yang lengkap dan berkelanjutan di situs web kami. Kami lebih lanjut merekomendasikan semua organisasi memastikan bahwa mereka berkomunikasi dengan perwakilan CrowdStrike melalui saluran resmi. Tim kami sepenuhnya dikerahkan untuk memastikan keamanan dan stabilitas pelanggan CrowdStrike.”

Downdetector, sebuah situs web yang mencatat laporan pengguna yang kesulitan mengakses layanan internet, menunjukkan lonjakan pemadaman yang memengaruhi Visa, Mastercard, layanan Microsoft, AWS, sejumlah bank, serta beberapa supermarket dan maskapai penerbangan.

Microsoft 365, dalam sebuah posting media sosial, mengatakan bahwa mereka “bekerja untuk mengalihkan lalu lintas yang terkena dampak ke sistem alternatif untuk mengurangi dampak dengan cara yang lebih bijaksana” dan  mereka “mengamati tren positif dalam ketersediaan layanan.” (asr)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine