Situasi  Bangladesh Mempengaruhi Hubungan Geopolitik Indo-Pasifik,  Pusat Permohonan Visa India Ditutup Sementara

oleh Zhang Qiling – NTD Asia Pasifik

Aksi protes besar-besaran terjadi di Bangladesh, sebuah negara Asia Selatan,  menewaskan sedikitnya 300 orang. Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri dan melarikan diri ke luar negeri. Saat ini, Bangladesh sedang bersiap untuk membentuk pemerintahan sementara dan menunjuk pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dan ekonom Muhammad Yunus sebagai kepala penasihat pemerintahan sementara. Dia sekarang  kembali ke Bangladesh dari Paris. Selain itu, karena situasi di Bangladesh yang terus tidak stabil, pusat permohonan visa India di Bangladesh akan ditutup tanpa batas waktu.

Muhammad Yunus, seorang ekonom Bangladesh: “Ya, saya sangat menantikan untuk pulang dan melihat situasi (di Bangladesh) dan bagaimana kita dapat mengatur diri kita sendiri dan keluar dari situasi ini. Terima kasih. Saya akan berbicara dengan mereka. Saya hanya mengetahui hal-hal ini. Terima kasih banyak.”

Namun, pemerintahan baru Bangladesh juga mempengaruhi situasi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Pasalnya, Perdana Menteri Bangladesh Hasina yang mengungsi ke luar negeri memiliki hubungan baik dengan India. Tetapi, India juga khawatir mengenai apakah oposisi utama Bangladesh, Partai Nasionalis Bangladesh, dan Jamaat-e-Islami Bangladesh, akan membentuk aliansi dengan Partai Komunis Tiongkok di masa depan, dan sedang memantau situasi dengan cermat.

Selain itu, karena situasi di Bangladesh yang terus tidak stabil, pusat permohonan visa India di Bangladesh akan ditutup tanpa batas waktu. Portal online untuk mengajukan permohonan visa India menyatakan: “Karena situasi yang tidak stabil (di Bangladesh), semua Pusat Aplikasi Visa India (IVAC) (di Bangladesh) akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.”

Sumber dari pemerintah India mengatakan bahwa diplomat India masih berada di Bangladesh dan pekerjaan terkait masih berlangsung. Pihak berwenang India sebelumnya mengirimkan pesawat khusus untuk membawa 205 orang dari Dhaka, Bangladesh, kembali ke New Delhi, India, termasuk 6 bayi. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine