Tentara Israel Masuk ke Tepi Barat Yordania, Dubes Israel untuk PBB: Sandera Anak-Anak Dimutilasi

Pada Senin (24 Februari), Duta Besar Israel untuk PBB menuduh bahwa kelompok  Hamas telah membunuh sandera anak-anak dengan cara yang sangat kejam. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel menyatakan bahwa perang di Gaza tidak akan berakhir sampai semua sandera yang diculik kembali ke rumah mereka.

EtIndonesia. Pada  Senin, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengatakan kepada wartawan di Majelis Umum PBB bahwa hasil pemeriksaan jenazah sandera yang dikembalikan menunjukkan bahwa Hamas telah membunuh dua anak kecil milik keluarga Shiri Bibas dengan cara yang sangat keji.

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengatakan: “Untuk menutupi kejahatan mereka, Hamas memutilasi tubuh kecil mereka agar terlihat seperti mereka tewas akibat serangan udara.”

Pada saat yang sama, Danon menunjukkan bahwa cara Hamas memamerkan sandera dalam upacara pertukaran sandera telah melampaui kerangka kesepakatan gencatan senjata. Oleh karena itu, Israel akan menunda pembebasan ratusan tahanan Palestina untuk memastikan bahwa tidak ada lagi penghinaan semacam itu ketika sandera dibebaskan di masa depan.

Pada hari yang sama, tank-tank Israel melanjutkan operasi militer terhadap kelompok bersenjata Palestina di wilayah Jenin, Tepi Barat yang diduduki.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan: “Kami harus memastikan bahwa Jalur Gaza benar-benar dilucuti dari senjata. Kelompok teroris seperti Hamas harus digulingkan.”

Sehari sebelumnya, tank-tank militer Israel memasuki wilayah Tepi Barat untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan: “Pasukan kami telah masuk ke kamp pengungsi (di Tepi Barat). Mereka menghancurkan infrastruktur teroris dan memberantas para teroris. Mereka akan tetap di sana selama diperlukan.”

Pada  Minggu (23 Februari), Netanyahu memberikan pidato pada upacara kelulusan perwira militer di Holon dan bersumpah untuk memusnahkan Hamas.

Netanyahu mengatakan: “Foto ini menjelaskan segalanya. Saya meminta Anda untuk mengingatnya selamanya. Ingatlah mengapa kami berjuang dan melawan siapa kami berperang.”

Hingga saat ini, lebih dari 60 orang sandera yang diculik oleh Hamas masih ditahan di Gaza, dan sekitar setengah dari mereka diyakini telah meninggal dunia. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

FOKUS DUNIA

NEWS