Ramalan Gempa Besar Benar-Benar Terjadi! Peramal Thailand Buktikan Prediksi 2024-nya


EtIndonesia. Ramalan dan astrologi selalu menjadi topik yang menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia. Baik itu astrologi Barat, Empat Pilar Takdir, juga dikenal sebagai “Ba-Zi”, yang berarti “delapan karakter” atau “delapan kata” dalam bahasa Mandarin (Tiongkok), maupun fengshui dan ramalan yang populer di Asia Selatan—setiap budaya punya caranya sendiri untuk menjelajahi hal-hal yang belum diketahui. 

Pada 28 Maret 2025, gempa bumi kuat mengguncang Myanmar, dan bahkan Thailand sebagai negara tetangga turut merasakan getarannya, termasuk hingga ke Bangkok. Setelah kejadian itu, media sosial dipenuhi cuplikan video dari seorang peramal asal Thailand bernama Mor Plai, yang sebelumnya telah memprediksi bencana tersebut.

Ramalan Mor Plai tentang Masa Depan

Mor Plai sudah menyebutkan dalam sebuah acara televisi Golfbenjaphon pada tanggal 24 Desember 2024 bahwa akan ada gempa bumi besar yang terjadi di paruh pertama tahun 2025. Dalam cuplikan video menit ke-48:14, dia menyebutkan bahwa gempa tersebut bisa berdampak ke Bangkok dan menyebabkan runtuhnya beberapa bangunan. Waktu itu, banyak orang merasa skeptis terhadap prediksinya, bahkan pembawa acara pun terkejut dan berkata: “Masa sih?” Karena memang, Thailand bukanlah negara yang dikenal sering mengalami gempa bumi.

Mor Plai juga menyebutkan bahwa gempa kemungkinan besar akan terjadi antara bulan Maret dan April, dan akan menimbulkan banyak masalah pada struktur bangunan seperti tanah, pusat perbelanjaan, hotel, dan gedung-gedung lainnya. 

Dia berkata: “Setelah gempa susulan, banyak tempat tak layak huni, masyarakat akan menggugat pengembang properti. Rumah semahal apa pun bisa bermasalah, semua bangunan perlu diperiksa kembali.” 

Saat itu, wawancara ini tidak terlalu menarik perhatian dan banyak yang menganggapnya sebagai omong kosong. Namun ketika gempa benar-benar terjadi pada 28 Maret dan getarannya terasa hingga Bangkok, banyak netizen yang kaget saat menonton ulang video tersebut dan menyadari bahwa prediksi Mor Plai ternyata sangat tepat. 

Kini, beberapa pusat perbelanjaan dan gedung tinggi di Bangkok ditutup sementara karena alasan keamanan, dan banyak pemilik bangunan mulai mempertanyakan ketahanan struktur bangunan mereka serta menuntut pertanggungjawaban pengembang properti. Semua terjadi persis seperti yang Mor Plai katakan.

Fenomena Ini Picu Kembali Diskusi tentang “Ramalan Masa Depan”

Gempa bumi ini membuat banyak orang kembali mempertimbangkan kemungkinan apakah masa depan memang bisa diramalkan. Para ilmuwan menegaskan bahwa risiko gempa di kawasan Asia Tenggara tidak bisa dianggap remeh, terutama di wilayah yang berbatasan dengan Myanmar, yang harus lebih serius dalam melakukan pemantauan serta membangun struktur bangunan tahan gempa.

Menurut para ahli geologi, gempa yang berdampak hingga Bangkok berasal dari Patahan Sagaing (Sagaing Fault), yang membentang sepanjang 1.200 kilometer di Myanmar, dan merupakan salah satu patahan paling aktif di Asia Tenggara. Karena pergerakan lempeng bumi, tekanan di sekitar patahan ini bisa menumpuk dan saat dilepaskan akan memicu gempa. Namun, waktu pasti terjadinya gempa masih sangat sulit untuk diprediksi. Meskipun para ilmuwan bisa memantau aktivitas seismik, teknologi saat ini belum mampu meramalkan secara akurat kapan dan di mana gempa besar akan terjadi.

Ramalan dari Peramal Thailand Lain

Peramal Thailand lainnya, Ajarn Sorajja Nuanyu, menggunakan metode astrologi tradisional Thailand dan fengshui dalam ramalannya. Dia menyebutkan bahwa tahun 2024 hingga 2025 merupakan periode yang penuh tantangan, bukan hanya karena bencana alam tetapi juga karena potensi munculnya penyakit mematikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia juga menekankan, “68-69-70 sangat berat.” Namun, makna dari angka-angka tersebut masih menjadi teka-teki hingga kini.

Beberapa orang percaya bahwa ilmu ramalan mungkin memiliki cara memahami hukum alam yang belum bisa dijelaskan oleh sains. Dalam sejarah Tiongkok kuno, ada banyak catatan yang menunjukkan hubungan antara fenomena alam yang aneh dan bencana. Beberapa catatan bahkan mencatat tanda-tanda sebelum terjadinya gempa besar, seperti terlihatnya bintang Venus di siang hari, langit tertutup kabut dan awan, hujan deras berkepanjangan, kekeringan tak wajar, hingga perubahan musim yang aneh. Bahkan, banyak laporan sejarah menyebut bahwa hewan menunjukkan perilaku aneh sebelum gempa. Hal ini menimbulkan pertanyaan: mungkinkah ilmu ramalan tradisional benar-benar bisa membaca tanda-tanda alam dan memprediksi masa depan?(jhn/yn)

FOKUS DUNIA

NEWS