Gelombang Panas Berlanjut di Eropa Selatan, Kebakaran Melanda Pesisir Mediterania

Setelah memasuki awal musim gugur, wilayah Eropa Selatan kembali dilanda gelombang panas, dengan suhu melonjak di atas 40°C. Italia, Prancis, Spanyol, Portugal, dan sebagian kawasan Semenanjung Balkan mengeluarkan peringatan merah suhu tinggi. 

Panas ekstrem dan angin kencang memperburuk efek “kubah panas”, membuat negara-negara pesisir Mediterania menderita akibat kebakaran hutan, bahkan beberapa lokasi wisata terkenal pun tak luput dari bencana.

EtIndonesia. Pada Selasa (12 Agustus), suhu di Spanyol mencapai puncak 45°C. Gelombang panas diperkirakan berlanjut hingga Senin, dan mungkin menjadi salah satu yang terpanjang dalam sejarah. Di Italia, suhu pekan ini mencapai 40°C, dan seorang anak meninggal akibat serangan panas (heatstroke). Di Bordeaux, Prancis, suhu pada Selasa mencapai 41°C, dan penduduk setempat menggambarkan gelombang panas ini sebagai “mencekik” dan “sulit dihadapi”.

Dengan dukungan panas ekstrem dan angin kencang, kebakaran hutan terus melanda berbagai wilayah di Eropa Selatan, membakar rumah, lahan pertanian, dan pabrik, memaksa ribuan penduduk serta wisatawan mengungsi. Tim pemadam kebakaran di Spanyol, Portugal, Yunani, Turki, dan wilayah Balkan masih berjibaku melawan api.

Pada Selasa, seluruh penduduk sebuah kota kecil di dekat Patras, Yunani, dievakuasi. Sebuah pabrik semen diselimuti api dan asap pekat.

Seorang korban bencana berkata: “Helikopter sedang menjatuhkan air di atas sebuah pabrik terbengkalai. Kami berada di pabrik keramik di sebelahnya!”

Rabu (13 Agustus), kebakaran juga terjadi di Pulau Chios, Pulau Zakynthos, serta sedikitnya empat lokasi di daratan. Api merambat ke perbukitan dekat permukiman, asap tebal membumbung tinggi, dan evakuasi massal sedang dilakukan di kawasan wisata. Yunani mengalami kekeringan berbulan-bulan, dan dalam dua hari terakhir saja sudah terjadi 152 kebakaran.

Di Spanyol, seorang relawan pemadam kebakaran meninggal akibat luka bakar parah, sementara beberapa orang lainnya dirawat di rumah sakit.  Badan meteorologi nasional memperingatkan bahwa hampir seluruh wilayah berada pada risiko kebakaran sangat tinggi atau ekstrem. Salah satu kebakaran bahkan mengancam situs tambang emas Romawi kuno “Las Médulas” yang masuk daftar Warisan Dunia.

Di Albania, kondisi medan yang bergunung-gunung membuat lebih dari 30 kebakaran masih berkobar di seluruh negeri. Pada Rabu, api di dekat Delvinë di wilayah selatan sangat parah, membakar kebun zaitun penting di daerah tersebut.

Menurut data European Forest Fire Information System, hingga saat ini Portugal telah kehilangan sekitar 52.000 hektar lahan akibat kebakaran, atau sekitar 0,6% dari luas negara itu — lebih tinggi sekitar 10.000 hektar dibandingkan rata-rata periode yang sama antara 2006 hingga 2024. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine