Parade Militer 3 September: Kepala Xi Jinping Tampak Gemetar Tak Terkendali, Kondisi Tubuh Jadi Sorotan

Kondisi kesehatan pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT), Xi Jinping, kembali menjadi perhatian. Pada 3 September, saat menghadiri parade militer di Beijing, Xi terlihat menunjukkan sejumlah tanda-tanda fisik yang tidak biasanya, menimbulkan keprihatinan publik.

EtIndonesia. Pagi hari itu, Xi Jinping menyampaikan pidato dan meninjau pasukan dalam parade. Dari siaran langsung CCTV Tiongkok terlihat, wajah Xi tampak muram, kulit wajahnya gelap secara tidak wajar, tangan kirinya terlihat bengkak, dan suaranya terdengar lemah, sangat berbeda dari penampilannya sebelumnya.

Selain itu, kepalanya beberapa kali tampak bergetar tanpa kendali, meski kamera siaran langsung segera dialihkan. 

Pada parade 3 September tahun 2015, Xi sempat disorot karena memberi hormat dengan tangan kiri, yang diejek mirip “salut Nazi”. Namun kali ini ia sama sekali tidak memberi hormat, hanya sempat melambaikan tangan sebentar ke arah penonton.

Kondisi Xi yang tidak biasa ini ramai dibahas di platform X  luar negeri:

  • “Ada apa dengan Xi Jinping? Saat berdiri di Tiananmen menonton parade, kepalanya terus bergetar tanpa henti.”
  • “Wajahnya tampak aneh, gerakannya tidak terkoordinasi.”
  • “Sepertinya ada penyakit hati.”
  • “Kepalanya gemetar ringan tanpa sadar, matanya terus berkedip.”
  • “Beberapa video dari media resmi menunjukkan lehernya miring.”
  • “Xi Jinping diduga mengidap diabetes, tidak mampu berdiri lama, harus cepat duduk, wajahnya sangat letih.”
  • “Tampak linglung, seperti kehilangan tenaga hidup.”

Sebelumnya, saat menghadiri KTT SCO di Tianjin, Xi juga terlihat berwajah gelap tak wajar. Foto dan video yang beredar menunjukkan, saat berfoto bersama para pemimpin negara lain, wajah Xi tampak jauh lebih gelap dibanding yang lain.

Pada 20 Agustus, ketika menghadiri acara peringatan di Tibet, publik juga memperhatikan wajahnya yang hitam legam.

Seorang narasumber yang mengetahui kondisi internal mengatakan kepada Epoch Times bahwa saat Xi tiba di Lhasa, tubuhnya sudah tampak tidak sehat. Ia terlihat sangat lelah, dan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan oksigen rendah, Xi sempat berhenti sekitar 20 menit setelah turun dari pesawat di Bandara Gonggar, lalu berjalan perlahan dengan langkah kecil.

Sumber itu juga menyebutkan, saat berjalan di Lhasa, langkah Xi tampak tidak stabil: tubuhnya condong ke kaki kiri, kaki kanan agak terseret, langkah mengecil, kadang terlihat limbung.

Selama beberapa tahun terakhir, kesehatan Xi Jinping memang kerap menjadi bahan spekulasi. Ada rumor ia menderita tumor hati dan sempat menjalani operasi, kemudian muncul kabar bahwa ia mengidap kanker pankreas. Pada Juli 2024, bahkan beredar kabar ia sempat jatuh akibat stroke saat Sidang Pleno Ketiga, lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan darurat.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine