Momen Bersejarah! Maduro Pertama Kali Hadir di Sidang Pengadilan, Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup!

Pada Senin 5 Januari waktu AS, kemunculan perdana Nicolás Maduro di pengadilan Manhattan, New York, Amerika Serikat menarik perhatian media global. Sejumlah besar media memadati lokasi persidangan. Saat ini, jaksa mengajukan empat dakwaan serius terhadap Maduro, termasuk terorisme narkotika dan penyelundupan kokain. Jika seluruh dakwaan terbukti, ia dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pasangan Maduro menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan.

EtIndonesia. Jaksa penuntut menghadirkan banyak bukti di persidangan, menuduh bahwa selama puluhan tahun Maduro memimpin sebuah jaringan besar perdagangan narkoba. 

Sejumlah warga Tionghoa yang hadir di luar pengadilan menyatakan bahwa apa yang dialami Maduro hari ini adalah gambaran masa depan komunisme. 

Berikut laporan langsung reporter NTD Yu Liang, dari lokasi.

Reporter:  “Sekitar pukul 7.00 pagi hari Senin, pasangan Maduro dibawa keluar dari Pusat Penahanan Metropolitan Brooklyn, New York, dan diterbangkan dengan helikopter ke Manhattan. Ia mengenakan setelan berwarna khaki dan sepatu olahraga oranye. Setelah turun dari helikopter, ia dikawal naik ke kendaraan lapis baja, lalu dibawa memasuki Pengadilan Federal. Sepanjang perjalanan, polisi Kota New York menutup sejumlah persimpangan untuk memastikan persidangan berjalan lancar.”

Perkara Maduro akan disidangkan oleh Hakim Federal Alvin Hellerstein. Hakim Hellerstein yang kini berusia 92 tahun, sebelumnya telah menangani banyak kasus besar yang berkaitan dengan terorisme dan keamanan nasional.

Pengacara Maduro menyatakan bahwa sebagai terdakwa, Maduro memiliki hak yang sama seperti terdakwa lainnya, termasuk diadili oleh juri yang terdiri dari warga biasa Kota New York untuk menentukan apakah tuduhan terhadapnya terbukti atau tidak.

Reporter:  “Jaksa Amerika Serikat mendakwa pasangan Maduro dengan empat kejahatan berat, yaitu:

  1. Konspirasi terorisme narkotika,
  2. Konspirasi penyelundupan kokain,
  3. Kepemilikan senjata api dan alat peledak secara ilegal,
  4. Konspirasi kepemilikan senjata api dan alat peledak

Seluruh dakwaan ini dapat berujung pada hukuman maksimal penjara seumur hidup.”

Namun, di persidangan, pasangan Maduro menyatakan tidak bersalah, dan juga tidak mengajukan permohonan pembebasan dengan jaminan. Istri Maduro menyebut bahwa dirinya mengalami cedera saat proses penangkapan dan meminta dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Demo Turunkan PKT

Reporter:  “Sejak pagi hari Senin, hampir seratus media mendatangi Pengadilan Federal, baik di dalam maupun di luar gedung, untuk meliput jalannya sidang. Banyak warga dan kelompok masyarakat juga datang ke luar pengadilan, membawa poster dan bendera Venezuela, menyatakan dukungan terhadap Presiden Trump atas penangkapan langsung Maduro dan upaya melawan komunisme.”

Warga di lokasi, Miles Liao:  “Presiden Trump, Anda adalah pahlawan bagi kami orang Tiongkok. Kami berterima kasih kepada Anda. Nasib Maduro hari ini adalah masa depan Partai Komunis.”

Warga di lokasi:  “Gulingkan Partai Komunis Tiongkok!”

Laporan wawancara di New York oleh reporter New Tang Dynasty Television, Yu Liang dan Shang Jing

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine