Insiden Penyanderaan dengan Pisau Terjadi di Pusat Perbelanjaan Hong Kong, Pelaku Ditembak Mati 

EtIndonesia. Pada 15 Januari 2026 malam, sebuah insiden penyerangan dan penyanderaan dengan senjata tajam terjadi di Tuen Mun Town Plaza, Hong Kong. Polisi melepaskan dua tembakan yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia.

Rekaman CCTV yang beredar di internet menunjukkan seorang pria berbaju putih dengan terang-terangan mengayunkan pisau tajam di luar pusat perbelanjaan sambil berteriak keras, membuat para pejalan kaki berlarian menyelamatkan diri. 

Ketika polisi menghadapi pria tersebut dengan senjata api dan tameng, ia tiba-tiba memaksa menyandera seorang perempuan pejalan kaki dan berusaha menikam leher korban dengan pisaunya. Polisi segera melepaskan dua tembakan ke arah pelaku. Pelaku langsung roboh setelah tertembak dan meninggal dunia akibat luka tembak.

Perempuan yang disandera berhasil memanfaatkan kesempatan untuk melepaskan diri dan melarikan diri dengan selamat. Saat ini, polisi telah menutup lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut laporan media lokal Hong Kong, sekitar pukul 19.00 malam itu, seorang pria berusia sekitar 30–40 tahun masuk ke dapur sebuah supermarket di Tuen Mun Town Plaza dan merampas sebilah pisau daging sapi. Ia kemudian mondar-mandir di dalam dan di luar pusat perbelanjaan sambil mengancam orang-orang di sekitarnya. 

Setelah menerima laporan, polisi menemukan pria tersebut di depan restoran Maxim’s Palace di Tuen Mun Town Plaza. Pelaku tiba-tiba menerobos masuk ke pusat perbelanjaan dan menyandera seorang perempuan.

Polisi telah memberikan peringatan dan menyemprotkan semprotan merica, namun tidak berhasil menghentikan pelaku. Polisi kemudian melepaskan dua tembakan yang mengenai dada dan bahu pelaku. Sandera berhasil diselamatkan dengan aman. Pelaku dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Diketahui bahwa pelaku adalah warga Hong Kong keturunan Vietnam, berusia 34 tahun, dengan catatan kriminal terkait penyalahgunaan narkoba, perdagangan narkoba, dan pencurian. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum secara resmi mengumumkan latar belakang etnis, riwayat gangguan kejiwaan, maupun rincian catatan kriminal pelaku. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter Li Li / Editor Lin Qing

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine