Laporan Menunjukkan Drone di Guizhou, Tiongkok Menyemprotkan Pestisida di Pegunungan, Membunuh Sejumlah Besar Ternak 

EtIndonesia. Beredar kabar bahwa penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida di Guizhou menyebabkan kerugian serius. Baru-baru ini, di wilayah Qianxinan, sebuah drone dilaporkan menyemprotkan pestisida di pegunungan, yang mengakibatkan sapi-sapi yang sedang merumput di lereng bukit keracunan dan banyak yang mati.

Video dari lokasi menunjukkan puluhan ekor sapi tergeletak di lereng dan tidak bergerak, diduga telah mati akibat keracunan.

Dugaan Penyebab dan Kontroversi

Pelapor menyebut kejadian itu terjadi karena drone “menyimpang dari jalur”, dan operatornya melarikan diri, sehingga warga setempat tidak dapat berbuat banyak. Namun, sebagian warganet meragukan klaim “kesalahan operasional” tersebut.

Sejak tahun lalu, banyak warga di berbagai daerah juga mengunggah video yang menunjukkan drone menyemprotkan zat tak dikenal pada malam hari di kota maupun lahan pertanian. Hal ini memicu spekulasi dan kekhawatiran publik.

Dampak pada Pertanian

Media resmi sebelumnya mempromosikan penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida, termasuk pada tanaman bunga rapa (canola). Namun, para petani mengkritik praktik tersebut karena dapat membunuh lebah saat musim berbunga dan menurunkan hasil panen.

Beberapa petani juga mengaku tanaman gandum dan sayuran mereka rusak akibat penyemprotan drone, sementara berbagai tanaman lain ikut terdampak.

Pelaku Tidak Jelas

Sebagian laporan menyebut kerusakan terjadi akibat penyemprotan yang melewati batas lahan atau konflik antarwarga. Namun, banyak kasus lain menunjukkan bahwa pelaku tidak dapat diidentifikasi, dan operator drone tidak diketahui.

Ada juga laporan bahwa warga yang berhasil menangkap drone tidak mendapatkan dukungan dari pihak berwenang.

Reaksi Publik

Di media sosial, sejumlah warga menunjukkan cara mereka menjatuhkan drone dengan alat sederhana seperti cangkul sebagai bentuk protes.

Baru-baru ini juga muncul video yang memperlihatkan orang-orang tak dikenal membawa botol cairan dan menyemprotkan zat tertentu di berbagai tempat, yang menimbulkan pertanyaan publik mengenai tujuan tindakan tersebut.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine