Iran Berencana Menggunakan “Lumba-lumba Ranjau” untuk Menyerang Pasukan AS

Sejak militer Amerika Serikat memperketat blokade terhadap pelabuhan Iran, perekonomian Iran mengalami dampak serius. Sejumlah kelompok garis keras di Iran mulai menganggap blokade tersebut sebagai bentuk perang, dan para pengambil keputusan di Iran menilai bahwa biaya untuk kembali berperang mungkin lebih rendah dibandingkan terus menanggung dampak blokade jangka panjang.

EtIndonesia. Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip pada (2/5/2026) Iran sedang mempertimbangkan penggunaan taktik yang sangat kontroversial, yaitu menggunakan lumba-lumba yang dipasangi ranjau laut untuk menyerang kapal perang AS.

Belakangan ini, semakin banyak kelompok garis keras di Iran yang menilai bahwa langkah Amerika Serikat memutus ekspor minyak Iran telah menyebabkan kesulitan ekonomi yang setara dengan tindakan perang, sehingga mereka mulai menyerukan dimulainya kembali aksi militer.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pihak garis keras mengusulkan penggunaan senjata yang belum pernah digunakan sebelumnya dalam operasi militer—yakni mengikat ranjau laut pada lumba-lumba untuk menyerang kapal perang AS yang ditempatkan di Selat Hormuz.

Selain itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) juga mengancam akan memutus kabel komunikasi bawah laut di wilayah Selat Hormuz, yang berpotensi mengganggu komunikasi internet global dan semakin meningkatkan ketegangan.

“Di Teheran, blokade semakin dipandang sebagai bentuk perang. Karena itu, para pengambil keputusan di Iran mungkin menilai bahwa biaya untuk kembali berperang lebih rendah dibandingkan terus menanggung dampak blokade,” ujar peneliti tamu yang fokus pada isu Timur Tengah di lembaga pemikir Berlin Stiftung Wissenschaft und Politik, Hamidreza Azizi, kepada The Wall Street Journal. 

Dilaporkan oleh NTDTV.

INSPIRASI ERABARU

Nasib Dinasti Berutang Kesuksesannya pada Penghormatan Kaisar dan Persembahan Kurban kepada Langit

Di Tiongkok kuno, ritual persembahan kurban bukan sekadar upacara seremonial. Ritual tersebut berlandaskan sebuah prinsip yang dipetik Dinasti Zhou dari keruntuhan dua dinasti sebelumnya:...

Memahami Bersyukur: Menemukan Kembali Keindahan Hidup yang Penuh Apresiasi

Oleh Shoba Rajamani Di dunia yang semakin terhubung secara digital dan terus mendorong kita untuk meraih lebih banyak prestasi, memperoleh lebih banyak penghasilan, serta menjadi...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine