Angin Kencang Membuat Pepohonan Tercabut Hingga Merusak Mobil di Shijiazhuang, Tiongkok, Hujan Es Besar Melanda Keesokan Harinya

Setelah diterpa angin kencang dan hujan lebat pada 12 Juni, kota Shijiazhuang di Provinsi Hebei berubah menjadi pemandangan yang sangat berantakan. Banyak mobil di jalan raya rusak tertimpa pohon-pohon besar yang tumbang, dan keesokan harinya, hujan es berukuran besar turun di wilayah kota itu

EtIndonesia.com Pada 13 Juni, warga Shijiazhuang mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan hujan es sedang turun deras. Warga setempat terpaksa berteduh di dalam rumah dan tidak berani keluar. Butiran es itu turun dengan sangat padat dan berukuran sangat besar; banyak kepingan es yang menggelinding ke sana kemari setelah jatuh ke tanah. Pengunggah video tersebut menyatakan bahwa ia belum pernah melihat hujan es sebesar itu seumur hidupnya.

Menurut laporan media resmi setempat, pada hari itu curah hujan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Hebei, dan berbagai daerah juga mengalami cuaca konvektif hebat seperti angin kencang dan hujan es. 

Sebanyak 15 stasiun pemantau cuaca di seluruh provinsi mencatat curah hujan setara dengan tingkat badai hujan. Di antaranya, kecepatan angin tertinggi yang tercatat di Beiyang, Kabupaten Baixiang, Kota Xingtai mencapai 33,4 meter per detik, setara dengan angin kekuatan skala 12.

Selain itu, hujan es juga terjadi di wilayah-wilayah berikut:

  • Shijiazhuang: wilayah pusat kota, Pingshan, Lingshou, Xinle, Luancheng, dan Gaoyi
  • Zhangjiakou: wilayah pusat kota, Huailai, Yangyuan, dan Huai’an
  • Xingtai: Kabupaten Baixiang dan Longyao

Sehari sebelumnya, wilayah pusat kota Shijiazhuang telah dilanda badai angin dan hujan lebat. Pihak berwenang menyatakan kekuatan angin mencapai skala 10, namun video yang beredar di media daring menunjukkan kekuatan angin kemungkinan jauh lebih besar dari angka tersebut.

Warga setempat bercerita bahwa pada hari itu, suhu udara di Shijiazhuang sempat sangat panas hingga mencapai 33 derajat Celcius, namun seketika berubah menjadi angin kencang disertai hujan lebat yang turun dengan deras, sehingga banyak warga tidak sempat bersiap menghadapinya.

Banyak rekaman video menunjukkan bahwa setelah badai berlalu, seluruh kawasan kota terlihat sangat berantakan. Atap-atap bangunan sementara banyak yang terlepas dan terbawa angin. Beberapa jalan dipenuhi sampah dan puing yang tersebar, sementara jalan lain tertutup batang pohon besar dan dahan yang tumbang akibat angin kencang. Deretan mobil yang terparkir di pinggir jalan pun rusak karena tertimpa pohon-pohon tersebut.

Video juga memperlihatkan bahwa tidak hanya satu atau dua pohon besar yang tumbang, tetapi banyak di antaranya tercabut hingga ke akar-akarnya.

Selain itu, karena curah hujan yang sangat deras dan turun secara tiba-tiba, sistem drainase kota tidak mampu menampung aliran air. Akibatnya, banyak daerah dataran rendah yang tergenang air cukup tinggi, sehingga kendaraan harus melaju melewati jalanan yang seolah berubah menjadi sungai.

Sejak awal Juni 2026, Provinsi Hebei sudah berulang kali diterpa angin kencang, hujan lebat, dan badai es. 

Dilaporkan secara komprehensif oleh Chen Zhenjin /Li Qian – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine