Lima Perusahaan Farmasi Besar AS Diselidiki, Terkait Uji Klinis di Xinjiang dan Rumah Sakit Militer PKT

EtIndonesia.com  Ketua Komite Khusus DPR AS untuk Urusan Partai Komunis Tiongkok, John Moolenaar , meminta lima perusahaan farmasi Amerika untuk menjelaskan keterlibatan mereka dalam uji klinis yang dilakukan di Xinjiang serta di rumah sakit militer milik Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA).

Komite tersebut menyatakan bahwa lima raksasa farmasi, termasuk Pfizer, Merck, dan Eli Lilly, secara total telah melakukan sekitar 1.000 penelitian klinis di Tiongkok.

Komite menuduh bahwa karena adanya dugaan kerja paksa dan pemeriksaan medis paksa di Xinjiang, uji medis yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut di wilayah tersebut mungkin melibatkan masalah hak asasi manusia.

Selain itu, kerja sama antara perusahaan farmasi dan rumah sakit militer PKT juga dikhawatirkan dapat menyebabkan kebocoran teknologi canggih, sehingga menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional Amerika Serikat. (***)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine