Veteran AS Buka “Pabrik Bayi”, Klien dari Tiongkok Berdatangan

EtIndonesia.com New York Post melaporkan pada 21 September bahwa sejumlah keluarga kaya di Tiongkok menggunakan layanan ibu pengganti di Amerika Serikat agar anak-anak mereka memperoleh kewarganegaraan AS setelah lahir.

Laporan tersebut menyebut secara khusus sebuah lembaga surrogasi bernama Patriot Conceptions yang berlokasi di Irvine, California. Perusahaan ini dioperasikan oleh Haotian Bai, seorang veteran Angkatan Darat AS, dan menjalankan bisnis baik di Amerika Serikat maupun Tiongkok.

Keluarga-keluarga tersebut dapat menanamkan embrio mereka ke dalam rahim perempuan AS yang menjadi ibu pengganti. Setelah anak lahir di Amerika Serikat, anak tersebut kemudian segera dibawa kembali ke Tiongkok oleh orang tuanya untuk dibesarkan. Para ibu pengganti umumnya menerima bayaran antara US$60.000 hingga US$120.000, sementara biaya dasar yang dikenakan perusahaan kepada calon orang tua mencapai US$120.000 hingga US$200.000.

Dalam profil yang dimuat di situs Kamar Dagang Amerika Serikat pada 2024, Haotian Bai mengklaim bahwa perusahaannya telah membantu ribuan orang tua mendapatkan anak melalui surrogasi, dengan sekitar 40% diantaranya merupakan klien internasional.

Setelah meninjau materi promosi perusahaan tersebut, New York Post mengatakan bahwa hampir seluruh klien internasional itu berasal dari Tiongkok. Situs web perusahaan juga tersedia dalam bahasa Mandarin dan Inggris, serta menyarankan calon klien untuk menghubungi perusahaan melalui WeChat.

Baru-baru ini, seorang perempuan Amerika yang menjadi ibu pengganti dengan nama samaran “Judy” mengungkapkan pengalamannya. Ia mengatakan bahwa setelah melihat iklan perusahaan tersebut di Instagram, ia mengikuti program surrogasi. Belakangan, baru setelah diberi tahu oleh CBS News, ia mengetahui bahwa ayah biologis bayi tersebut adalah miliarder Tiongkok Xu Bo. Menurut laporan, Xu Bo telah memiliki lebih dari 300 anak.

CBS melaporkan bahwa Patriot Conceptions menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka hanya pernah mengatur satu kali program surrogasi untuk Xu Bo. Perusahaan tersebut juga mengatakan bahwa kekhawatiran yang disampaikan oleh ibu pengganti tersebut harus ditanggapi secara serius.

Sementara itu, Haotian Bai mengatakan kepada New York Post bahwa perusahaan tidak akan mengungkapkan komposisi kewarganegaraan para kliennya. Namun, perusahaan mengumpulkan informasi mengenai kewarganegaraan calon orang tua dan memberitahukannya kepada ibu pengganti selama proses pencocokan.

Ia juga menyatakan bahwa fakta bahwa orang tua tersebut merupakan warga negara asing tidak dapat membuktikan bahwa mereka menggunakan jasa surrogasi dengan tujuan agar anak mereka memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Perlambat Makan, Nikmati Hidangan Anda Sebaik-baiknya

Shoba Rajamani Anda sibuk, terlalu banyak bekerja, dan mengalami stres. Terkadang Anda bahkan hampir tidak menyadari apa yang sedang Anda makan—atau siapa yang duduk di...

Bayangan Kelinci di Bulan: Legenda Kuno yang Mendunia

 Chen Jing Ketika orang Jepang memandang bulan, mereka sering membayangkan seekor kelinci. Menjelang Festival Pertengahan Musim Gugur, gambaran bulan, kelinci, dan pohon mokusei (pohon osmanthus)...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine