Parade Hari Columbus Digelar di New York, Barisan Falun Dafa Tampil Megah dan Mengagumkan

EtIndonesia.com Suasana di Manhattan, New York, pada Selasa (13/10/2026) sangat meriah. Ribuan orang turun ke jalan untuk menyaksikan Parade Besar Hari Columbus ke-82, sekaligus merayakan kontribusi warga Amerika keturunan Italia. Mari ikuti reporter NTD, Meng Yu, menuju Fifth Avenue di Manhattan untuk merasakan langsung kemeriahan acara tersebut.

“Dalam Parade Besar Hari Columbus di New York tahun ini, penampilan marching band, kendaraan hias, pertunjukan tari, dan pasukan berkuda berpadu dengan unsur khas Italia dalam warna hijau, putih, dan merah. Ratusan hingga ribuan warga yang hadir bersorak gembira, bersama-sama merayakan 534 tahun sejak penjelajah Italia, Christopher Columbus, menemukan Benua Amerika,” kata reporter NTD, Meng Yu, melaporkan. 

Pada tahun 1492, Columbus memimpin armadanya berlayar menyeberangi lautan dari Eropa. Setelah menghadapi berbagai badai, ia tiba di Benua Amerika, yang secara resmi membuka pintu pertukaran antara Eropa dan Amerika.

Untuk memperingati hari tersebut, pemerintah federal Amerika Serikat menetapkan hari Senin kedua pada bulan Oktober setiap tahun sebagai hari libur resmi, yaitu Hari Columbus (Columbus Day).

Parade Hari Columbus di New York juga memiliki sejarah panjang. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-82. Acara ini sekaligus menjadi perayaan tradisi dan budaya warga Amerika keturunan Italia terbesar di dunia, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka terhadap sejarah, budaya, dan pencapaian Amerika Serikat.

Tahun ini juga bertepatan dengan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Dalam parade tersebut, bendera Amerika Serikat dan Italia berkibar berdampingan, mencerminkan keberagaman budaya dan sikap inklusif Amerika.

Di antara barisan peserta parade yang memukau, penampilan megah Tian Guo Marching Band dari Falun Dafa tampil menonjol dan memberikan kesan yang menyegarkan. Seragam tradisional berwarna biru dan putih, dipadukan dengan alunan musik tiup dan perkusi yang menggugah semangat, menarik perhatian penonton yang ramai-ramai mengambil foto dan bersorak.

Di belakangnya, tim genderang pinggang tampil dengan irama yang dinamis. Para praktisi Falun Dafa mengenakan pakaian tradisional berwarna kuning cerah, dengan genderang berbentuk silinder yang diikatkan di pinggang. Sambil menabuh genderang dan menari, mereka mempersembahkan lagu-lagu seperti “Falun Dafa Baik” kepada para penonton.

Melalui penampilan tersebut, mereka memperlihatkan keindahan prinsip Sejati, Baik, dan Sabar, sekaligus menyampaikan pesan Falun Dafa.

Laporan Meng Yu dan Li Jiayin, reporter NTD di New York.

INSPIRASI ERABARU

Bukan Sekadar Sensasi Terbakar, Makanan Pedas Punya Sejumlah Manfaat bagi Tubuh

Makanan pedas sering digambarkan sebagai makanan yang “panas”, dan hal ini mungkin berkaitan dengan pengaruhnya terhadap tubuh. Ahli gizi Barat akan menjelaskan bahwa cabai bekerja...

Mengapa Anak Perempuan (Memang Sepantasnya) Menyukai Cinderella

Jauh sebelum kisahnya dilengkapi sepatu kaca dan ibu peri, Cinderella telah mengisahkan keberanian, keadilan, dan keluhuran budi. Walker Larson Saya dan istri mengizinkan putri kami menonton...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine