Pada 17 Oktober, terjadi kecelakaan lalu lintas serius yang melibatkan beberapa kendaraan di Jembatan Xupu, Shanghai. Insiden tersebut menyebabkan kemacetan parah di kedua arah, sementara jumlah korban luka maupun meninggal dunia belum diketahui.
EtIndonesia.com Berdasarkan laporan media Shanghai, sekitar pukul 06.00 pagi pada 17 Oktober, dua mobil bertabrakan di jalur utama Jembatan Xupu yang mengarah dari Puxi ke Pudong. Akibatnya, sebuah mobil sedan terbalik. Sebuah truk semi-trailer yang mengangkut komponen pipa kemudian kehilangan kendali arah, menabrak pembatas beton di tengah jembatan, lalu menerobos ke jalur berlawanan.
Dalam kejadian tersebut, sebuah truk berwarna kuning dan sebuah mobil sedan merah juga ikut terdampak. Sementara itu, sebuah truk besar berwarna merah yang melaju dari Pudong menuju Puxi tidak sempat mengerem dan menabrak truk semi-trailer yang telah masuk ke jalur berlawanan.
Pembatas beton di tengah jalan terpental hingga beberapa meter akibat benturan. Karena kecelakaan terjadi pada jam sibuk pagi hari, kemacetan parah terjadi di kedua arah. Lalu lintas dari Pudong menuju Puxi bahkan sempat terputus sepenuhnya.
Seorang warga mengatakan kepada media bahwa mobil sedan merah yang tertabrak mengalami kerusakan parah hingga bentuknya berubah, sedangkan kabin truk merah penyok akibat benturan. Penumpang atau pengemudi di kedua kendaraan dilaporkan terjebak di dalam.
Sejumlah warga yang terjebak dalam kemacetan di belakang lokasi kejadian turun dari kendaraan untuk membantu proses penyelamatan.
Video yang direkam oleh warganet memperlihatkan dua warga menggunakan pipa baja untuk membuka paksa pintu kanan mobil sedan merah. Salah seorang penumpang di dalam mobil dilaporkan masih menunjukkan tanda-tanda vital yang stabil dan tidak mengalami kondisi serius.
Setelah kecelakaan, pihak berwenang memberlakukan pengaturan lalu lintas sementara di jalur Jembatan Xupu dari Puxi menuju Pudong. Sekitar pukul 08.00 pagi, kendaraan yang terbalik telah berhasil ditegakkan kembali, dan dua lajur di sisi kanan jalur tersebut dibuka untuk lalu lintas.
Hingga pagi hari, penanganan kecelakaan masih berlangsung. Antrean kendaraan di belakang lokasi kejadian telah mengular hingga beberapa kilometer. Informasi pasti mengenai jumlah korban masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari kepolisian.
Warganet Ramai Membahas Kecelakaan
Menanggapi insiden tersebut, sejumlah warganet setempat menyampaikan pendapat mereka:
“Sekarang banyak mobil listrik di Shanghai yang mengandalkan akselerasi dan kemampuan berpindah jalur dengan cepat. Mereka sering berpindah jalur tanpa menyalakan lampu sein dan sembarangan menyelip di jalan. Ini sangat berbahaya. Cepat atau lambat, pasti akan terjadi kecelakaan.”
“Seharusnya ada peraturan hukum yang jelas bagi truk kontainer. Truk-truk ini melaju terlalu cepat. Mereka merasa toh ada asuransi. Di daerah kami, truk kontainer melaju sangat kencang.”
“Terlalu banyak truk besar di Shanghai dan volume lalu lintasnya juga terlalu tinggi. Jika tidak ada langkah khusus untuk mengatur truk besar, kecelakaan seperti ini tidak bisa dihindari.”
“Bukan hanya kecelakaan ini. Hari ini ada mobil yang terbakar di Jalan Tol Yingbin. Banyak rekan kerja saya terlambat masuk kerja. Saya juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.”
Dilaporkan oleh Li Yun – NTDTV.com berdasarkan berbagai sumber / Editor: Li Quan


