Rumah Sakit Tiongkok Dapat Tamparan Keras Jual Obat Tradisional Palsu

Sebuah rumah sakit umum di Provinsi Shandong, Tiongkok, baru-baru ini mendapat denda kecil dari pejabat makanan dan obat-obatan (BPOM) lokal karena menjual obat palsu, dengan hukuman yang memicu kritik dari masyarakat karena dianggap tidak cukup.

Dazhong Net, sebuah situs berita yang dikelola negara, telah melaporkan pada 11 Agustus bahwa Rumah Sakit Rakyat Kota Qingdao Chengyang didenda 692,5 yuan (sekitar US$100) karena menjual kulit jeruk kering, sejenis obat tradisional Tiongkok yang biasa digunakan untuk meringankan batuk dan dahak.

Karena produk tersebut terjual habis, pihak berwenang menyita 167.50 yuan ($24.36) yang diterima rumah sakit dari hasil penjualannya. Kemudian, pihak berwenang mendenda fasilitas tersebut 525 yuan ($76,34), menurut pemberitahuan yang dirilis 20 Juni oleh Administrasi Makanan dan Obat-obatan (BPOM) Kota Qingdao.

Hukuman yang longgar tersebut menarik perhatian dari media dan para netizen.

“Mengapa hanya ada denda? Mengapa tidak ada hukuman bagi orang-orang yang terlibat [dalam rencana itu], adakah penyelidikan lebih lanjut dari saluran-saluran mana rumah sakit itu mendapatkan [obat palsu]? Mengapa hanya didenda 600 yuan?” Yang lain berkata, “Obat palsu itu terjual habis. Jadi distributor dan produsen tidak akan dihukum?”

“Sepertinya memberitahu rumah sakit itu: Kamu boleh terus melakukannya. Tidak apa-apa,” komentar yang lain.

Masalah-masalah kelamatan medis lainnya di Tiongkok baru-baru ini telah terungkap.

Bulan lalu, vaksin yang kadaluwarsa dan tidak memenuhi standar yang diproduksi oleh beberapa perusahaan farmasi Tiongkok telah didistribusikan dan digunakan untuk menyuntik anak-anak, meskipun sepengetahuan dari pemerintah. Sebagai akibat dari tekanan publik yang kuat, pihak berwenang Tiongkok telah menangkap eksekutif di salah satu dari produsen vaksin besar yang memiliki dampak tersebut, Changchun Changsheng Bio-teknologi; perusahaan-perusahaan lain yang terkait dengan masalah vaksin belum dihukum. Sementara itu, anak-anak yang menjadi korban dan para orang tua mereka dilecehkan atau dibungkam oleh pihak berwenang Tiongkok karena mengajukan petisi atas kasus-kasus mereka. (ran)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine