Hujan Deras Mengguyur, 12 Titik di Banjarnegara, Jawa Tengah Tertimbun Longsor

ETIndonesia – Hujan yang melanda Banjarnegara sejak  Rabu sore (8/1/2020) hingga malam mengakibatkan longsor di beberapa wilayah di Banjarnegara.

Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara per 9 Januari 2020 pukul 08.00 wib, longsor terjadi di 12 titik. 

Adapun 12 titik longsor meliputi:

1. Longsor di jalur Provinsi tepatnya tanjakan Sikelir (kec. Wanayasa)

2. Longsor di jalur Sumberjo menuju Sidengok (jalan desa kec. Pejawaran)

3. Longsor di Dusun Sipreng Desa Kalisat Kidul Kec.Kalibening ( pemukiman)

4. Tebing longsor di Tanjakan Princigan ruas jalan Ratamba menuju Batur ( jalan desa)

5. Longsor Karangnangka, Binangun Karangkobar (jalan kabupaten)

6. Longsor Dukuh Alian Desa Ambal Karangkobar (jalan kababupaten)

7. Longsor di Dukuh Gintung Desa Binangun RT02 RW02 Kec.Karangkobar (jalan)

8. Longsor di Dukuh Sidamulya Desa Leksana Kec.Karangkobar (longsor pemukiman mengancam 1 rumah)

9. Longsor di jalur Gumelar menuju Karangkobar (jalan desa)

10. Longsor Dusun Sawalan RT05 RW03 Desa Kalisat Kidul kalibening (pemukiman)

11. Longsor Desa Pesantren Dusun Sruni RT04 RW04 kec. Wanayasa (jalan desa)

12. Longsor di ruas jalan Karangkobar menuju Banjarnegara tepatnya di tikungan Slatri ( jalan provinsi)

“Pendataan masih terus dilakukan dan penanganan darurat sedang dilakukan oleh BPBD, TNI/POLRI, Relawan dan masyarakat. Beberapa alat berat BPBD, DPU PR dan Bina Marga Propinsi sudah diturunkan untuk melakukan pembersihan,” kata Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulisnya.

Ia mengatakan, BPBD mengimbau kepada semua masyarakat untuk selalu waspada dan siaga karena cuaca ekstrim diprediksi akan terus berlangsung hingga Februari 2020.  Dampak yang mungkin ditimbulkan seperti hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, banjir, longsor dan pohon tumbang.

Selain itu, masyarakat diharapkan mengetahui jalur evakuasi dan menyiapkan tas siaga bencana yang dapat dibawa ketika terjadi bencana. Tas siaga bencana berisi dokumen-dokumen penting keluarga, makanan dan minuman, pakaian, senter, peluit, radio/telepon genggam, obat-obatan dan barang lainnya sesuai keperluan.  

Masyarakat juga diimbau agar rutin melakukan gotong royong  untuk membersihkan saluran air/ selokan dan memangkas pohon yang terlalu rimbun. (asr)

Longsor di desa Slatri tepatnya jalan propinsi Banjarnegara-karangkobar pukul 07.00wib. jalan tertutup total. Saat Alat berat sedang perjalan menuju lokasi. Foto diunggah di akun twitternya BPBD Banjarnegara 9 Januari 2020 (Dokumentasi BPBD Banjarnegara)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine