Twitter: Akun Twitter Trump Tak akan Dipulihkan Lagi, Sekalipun Trump Menang Pemilu AS 2024

Setelah insiden penyerangan Gedung Capitol pada (6/2//2021), perusahaan teknologi besar Amerika Serikat, Twitter  secara sepihak memblokir akun mantan Presiden Donald Trump. Meskipun dikutuk oleh komunitas internasional, namun demikian, “sensor politik” yang dilakukan raksasa teknologi masih terus berlanjut. 

Ned Segal, kepala keuangan Twitter pada hari Rabu, 10 Februari  lalu dalam sebuah wawancara bahwa jika sebuah akun dihapus oleh platform Twitter berarti sudah terhapus permanen. Akun Twitter Trump bahkan tidak akan dihidupkan kembali jika ia terpilih lagi menjadi presiden. 

“Kebijakan kami tidak mengizinkan yang bersangkutan kembali,” kata Ned Segal. 

Setelah insiden penyerangan di Gedung Capitol pada  6 Januari lalu, media sosial seperti Facebook dan Twitter mengumumkan penutupan akun pribadi Trump juga akun beberapa anggota tim Trump dan juga pendukung Trump. 

Selanjutnya, pejabat senior pemerintah Jerman, Prancis, dan Australia menyuarakan keprihatinan mereka tentang “penyensoran” dari perusahaan teknologi besar. (sin)

https://www.youtube.com/watch?v=5-optDJVYLo

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine