Pasangan Berusia 60-an Ini Hidup di Pegunungan yang Sepi, Menikmati Alam yang Tenang Seperti ‘Surga’

ETIndonesia. Kabupaten Ankang adalah kabupaten paling selatan di Provinsi Shaanxi, Tiongkok. Terletak di pedalaman Gunung Daba.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penduduk desa turun gunung dan pindah di daerah pemukiman untuk memulai hidup baru, tetapi beberapa orang terus tinggal di sana.

Bagaimana mereka hidup di pegunungan tinggi dan hutan lebat? Mari kita temui sebuah keluarga untuk melihat kehidupan mereka.

Keluarga ini tinggal di Desa Xianfeng, Kabupaten Zhenping. Xiao Yinping berusia 67 tahun, dan istrinya, Tian Jiahong berusia 64 tahun. Mereka telah menikah selama 45 tahun, dan mereka telah tinggal di gunung ini selama kurun waktu itu.

Mereka hidup terpisah dengan keluarganya setelah menikah, karena Xiao memiliki banyak saudara. Ketika itu, mereka tidak mendapatkan rumah, sehingga mereka harus mendirikan gubuk untuk ditinggali.

Pada awal 1980-an, mereka akhirnya membangun rumah ini, untuk berlindung dari angin dan hujan.

Rumah ini dibangun oleh keduanya bersama-sama. Mereka membangun rumah dua lantai untuk putra mereka di bawah gunung.

Pelataran di depan rumah dibangun setelah mereka meratakan lereng bukit dengan pasangan bata. Berdiri di sini, Anda bisa mengamati pemandangan dan menikmati Matahari.

Mereka beternak beberapa babi, dan setiap tahun membuat daging asap sebelum Tahun Baru Imlek.

Mereka tidak perlu membeli daging yang mereka makan dalam setahun.

Kedua anak laki-lakinya mengatakan bahwa mereka membeli daging dan tidak menginginkan babi milik orangtua mereka. Orangtuanya memelihara babi itu untuk konsumsi mereka sendiri.

Lemari es besar penuh dengan daging dan sayuran yang diproduksi sendiri, serta rebung, toon liar, jamur liar dan sayuran liar lainnya yang dipetik dari gunung.

Hidup di pegunungan, selama orang rajin, daging dan sayur-mayur dalam keluarga tidak habis dimakan.

Setelah rumah itu dibangun pada awal 1980-an, beberapa perabot dibuat. Kabinet ini berumur tiga puluh atau empat puluh tahun.

TV di kabinet adalah TV pertama di rumah mereka, dan sekarang ada TV berwarna yang besar, tapi mereka juga menyimpan TV ini.

Mereka memelihara lebih dari 40 ayam, Xiao Yinping berkata,: “Kami tidak menjual ayam-ayam ini. Kami menyimpannya untuk cucu-cucu kami. Kami yakin bahwa cucu-cucu akan memakan ayam dan telur mereka sendiri.”

Kebun ada di depan rumah dan di belakang rumah, ada tanaman di semua musim. Sebagian besar biji-bijian, ubi jalar, kentang, lobak, dan kubis digunakan untuk memberi makan babi dan ayam.

Kehidupan di gunung sangat sepi, seperti surga. Pasangan berusia 60-an tahun ini sangat menikmati kehidupan di sana.

Ada ribuan kemungkinan dalam hidup, dan selalu ada satu yang Anda inginkan, bahkan jika ada terlalu banyak kekecewaan dalam hidup.

Saya harap Anda dapat mencoba menerimanya, dan belajar untuk tidak mempermalukan diri sendiri, menjalani apa yang Anda suka. (yn)

Sumber: funnews61

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine