Korut Tembakkan 8 Rudal yang Dikecam Secara Internasional, Pakar : Memperkuat Pencegahan Aliansi Korsel-AS

Korea Utara pada 5 Juni, berturut-turut meluncurkan delapan rudal balistik jarak pendek ke Laut Jepang. Korsel dan Jepang langsung mengajukan protes keras. Pihak Korea Selatan segera bertemu dengan perwakilan khusus AS  untuk membahas rencana tanggapan

NTD

Militer Korea Selatan menegaskan pihaknya mendeteksi sebanyak delapan peluncuran rudal balistik jarak pendek, dari Sunan, Gyacheon, Dongchang-ri dan Pyongyang antara pukul 09:08 dan 09:43. Rudal balistik tersebut diluncurkan di dekat daerah Hamhung.”

Sangat jarang bagi Korea Utara untuk menembakkan sebanyak delapan rudal berturut-turut. Menanggapi situasi tersebut, Korea Selatan segera mengadakan pertemuan keamanan nasional. Setelah diberikan briefing oleh Presiden Yoon Suk-yeol , dia memerintahkan “untuk memperluas pencegahan aliansi Korea-AS dan terus memperkuat postur pertahanan bersama.”

Pada malam tersebut, Kim Gunn, utusan khusus Korea Selatan untuk masalah nuklir, juga bertemu dengan Kim Sung-yong, perwakilan khusus AS untuk Korea Utara di Seoul.

Korea Selatan memandang langkah Korea Utara sebagai “tantangan dan ujian” bagi pemerintah baru Korea Selatan, yang mulai menjabat mei lalu. Pada saat yang sama,  mungkin juga merupakan sebagai aksi protes terhadap latihan militer bersama AS-Korea Selatan yang berakhir sehari sebelumnya.

Angkatan Laut AS dan Korea Selatan menggelar latihan bersama kelompok tempur kapal induk di perairan Okinawa, Jepang dari 2 hingga 4 Juni. AS mengerahkan kapal induk bertenaga nuklir USS Ronald Reagan untuk berpartisipasi.

Sebagai langkah menghadapi provokasi yang tak biasa dari Korea Utara, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa peluncuran rudal balistik Korea Utara yang berulang, tidak dapat ditoleransi.  Dikarenakan mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan serta masyarakat internasional.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berkata ;  “Kami akan terus bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mengumpulkan informasi dan memantau situasi.”

Sejak awal tahun ini, Korea Utara telah meluncurkan enam rudal balistik antarbenua, yang mana terus-menerus meningkatkan situasi di Semenanjung Korea.

Presiden AS Joe Biden mengatakan selama kunjungan ke Korea Selatan pada bulan Mei lalu, bahwa dia tidak khawatir tentang uji coba nuklir Korea Utara dan  AS siap untuk setiap tindakan Korea Utara. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine