Sidang Umum PBB Dibuka, Fokus Ketahanan Pangan dalam Perang Rusia-Ukraina

Lin Yi – NTD

Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-77 dimulai. Pada  20 September, para pemimpin dunia berkumpul di New York. Pertemuan ini akan membahas isu-isu seperti ketahanan pangan dan perang Rusia-Ukraina.

Pada Selasa 20 September, kepala negara dan perwakilan dari sekitar 150 negara datang ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-77.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyampaikan pidato pembukaan, menunjukkan bahwa dalam kesenjangan global yang semakin serius saat ini, kerja sama dan dialog adalah satu-satunya cara untuk memecahkan masalah.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan di dunia yang bergejolak ini, ketika kita berkumpul, sebuah gambaran penuh harapan muncul di benak saya.”

Pada konferensi Senin (19/9), para pemimpin Korea Selatan, Prancis, Jepang dan negara-negara lain menyampaikan pidato, dan isu-isu seperti perang dan ketahanan pangan masih menjadi fokus diskusi.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan pada 24 Februari tahun ini, Rusia, anggota tetap Dewan Keamanan, merusak keamanan kolektif kita melalui tindakan agresi, yang dengan sengaja melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip persamaan kedaulatan negara. “

Meskipun dia tidak secara langsung menyebut PKT, Macron percaya bahwa negara-negara dengan sikap netral membuat kesalahan bersejarah.

Pidato Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol  juga dengan mengingatkan  tentang PKT, Korea Utara dan Rusia.

Yoon Seok-yeol  berkata : “Diliputi oleh upaya untuk mengubah status quo dengan kekuatan, nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya, dan pelanggaran hak asasi manusia yang sistematis, komunitas internasional sekali lagi menyaksikan kebebasan dan perdamaian warga negara yang terancam. “

Dalam dua tahun terakhir, karena epidemi , Majelis Umum PBB harus mengadakan konferensi video online. Kali ini adalah dialog tatap muka pertama antara para pemimpin dunia dalam tiga tahun, tetapi baik Presiden Rusia Vladimir Putin maupun pemimpin Partai Komunis Tiongkok Xi Jinping tidak hadir.

Dalam minggu mendatang, para pemimpin berbagai negara akan terus membahas topik-topik seperti perang Rusia-Ukraina, konflik regional global dan iklim. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine